Berkah Mudik Lebaran 2026, Ada Diskon 30 Persen Berlaku di Ruas Tol Berikut

Potongan tarif tol berlaku dua hari pada arus mudik, yakni 15–16 Maret 2026 (H-6 hingga H-5 Lebaran), serta dua hari pada arus balik pada 26–27 Maret 2026 (H+5 hingga H+6 Lebaran).

Maret 13, 2026 - 12:30
Berkah Mudik Lebaran 2026, Ada Diskon 30 Persen Berlaku di Ruas Tol Berikut

JAKARTA PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen selama empat hari pada periode mudik Lebaran 2026 dan arus balik di sejumlah ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group.

Potongan tarif tersebut berlaku dua hari pada arus mudik, yakni 15–16 Maret 2026 (H-6 hingga H-5 Lebaran), serta dua hari pada arus balik pada 26–27 Maret 2026 (H+5 hingga H+6 Lebaran).

Diskon tarif diterapkan di sembilan ruas tol yang berada di jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, serta wilayah Bandung–Cisumdawu.

Pada jaringan Trans Jawa, potongan tarif berlaku di Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Batang–Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC.

Sementara di wilayah Trans Sumatra, diskon tarif berlaku di Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT). 

Adapun di wilayah Bandung–Cisumdawu, potongan tarif diterapkan di Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang) dan Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi).

Melalui keterangan resmi yang diterima, Direktur Utama Rivan A. Purwantono mengatakan program diskon tersebut berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus.

Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Perseroan dalam meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sejalan dengan penerapan prinsip ESG (Environment, Social, Governance).

"Pemberian diskon tarif tol pada periode Lebaran 2026 diharapkan dapat mendorong pengguna jalan untuk melakukan perjalanan lebih awal sehingga distribusi lalu lintas dapat lebih terjaga dan merata,” ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).

Berdasarkan proyeksi Jasa Marga, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 24 Maret 2026.

Karena itu, pemberian diskon tarif tol diharapkan dapat mendorong pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan di luar periode puncak arus lalu lintas.

Survei Kementerian Perhubungan menunjukkan sekitar 48 persen responden bersedia mengubah waktu perjalanan apabila terdapat kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta tambahan stimulus berupa diskon tarif tol.

Menurutnya, dengan perubahan pola perjalanan tersebut, Jasa Marga dapat mengoptimalkan kapasitas jalan tol.

"Sehingga distribusi lalu lintas menjadi lebih merata dan layanan kepada pengguna jalan dapat terjaga sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol," tambah Rivan.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat transaksi masuk dan keluar tol serta memastikan saldo mencukupi.

"Data asal perjalanan dan golongan kendaraan harus terbaca dengan baik di sistem transaksi tol. Potongan tarif tidak berlaku apabila transaksi dengan saldo uang elektronik tidak mencukupi atau tidak terbaca asal dan golongan kendaraan,” tutup Rivan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow