Pemkot Banjar dan Baznas Tinjau Langsung Kelayakan Hunian Nek Isah di Purwaharja

Pemkot Banjar dan Baznas cek kondisi Nek Isah di Purwaharja. Rumah akan direnovasi lebih layak, fokus dapur dan kamar mandi demi kenyamanan lansia.

April 10, 2026 - 14:01
Pemkot Banjar dan Baznas Tinjau Langsung Kelayakan Hunian Nek Isah di Purwaharja

BANJAR - Pemerintah Kota Banjar melalui jajaran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Banjar bersama tim gabungan lintas sektor melakukan investigasi lapangan terkait kondisi Siti Aisah atau Nek Isah, lansia dengan gangguan pendengaran dan penglihatan di Kelurahan Purwaharja, Kota Banjar guna memastikan penanganan sosial yang tepat dan berkelanjutan.

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Kabag Kesra Setda Kota Banjar dengan melibatkan instansi terkait, di antaranya:kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, sekretaris dan kabag Kesos, pimpinan Baznas Kota Banjar, camat dan lurah Purwaharja, unsur Forkopimcam, serta pengurus RT dan RW setempat.

Berdasarkan hasil investigasi tim di lapangan, Kabag Kesra Setda Kota Banjar, H Agus Mulyana menyampaikan bahwa Nek Isah sebenarnya telah masuk dalam skema perlindungan sosial pemerintah dan Baznas. Secara historis dan administrasi, Nek Izah telah menerima berbagai bantuan, antara lain rehabilitasi rumah yakni pernah menerima program rehab rumah dari Baznas pada tahun 2010 yang bangunannya secara umum masih kokoh.

Selain itu, bantuan sosial rutin sebagai penerima BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai), PKH Lansia, dan Bantuan Pangan. Serta dukungan institusional berupa bantuan BHH dari Baznas, bantuan Kesra, kelurahan, dan bantuan logistik darurat dari Dinsos berupa sembako, karpet, terpal, hingga alat dapur.

Prioritas Perbaikan Dapur dan Kamar Mandi

Meski struktur utama rumah masih layak, tim menemukan fakta bahwa area dapur dan kamar mandi dalam kondisi sangat mengkhawatirkan. Selain itu, rumah tersebut dinilai terlalu luas untuk ditinggali seorang diri oleh lansia, sehingga menyulitkan proses perawatan harian.

Menanggapi temuan tersebut, Kabag Kesra Setda Kota Banjar mengonfirmasi beberapa langkah strategis yang akan segera diambil yakni redesain hunian dengan konsep yang lebih minimalis (diperkecil) agar lebih fungsional bagi lansia, dengan fokus utama pada perbaikan dapur dan kamar mandi yang layak.

Langkah lainnya, kata Agus, adalah pembiayaan kolektif yang  bersumber dari kolaborasi swadaya keluarga, bantuan masyarakat, serta dukungan dari Baznas. Juga, eksekusi cepat berupa proses pengerjaan fisik yang direncanakan dimulai pada esok hari guna memberikan rasa aman bagi Siti.

"Langkah ini adalah bentuk hadirnya pemerintah dan lembaga sosial di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi semangat gotong royong warga dan keluarga dalam membantu percepatan perbaikan hunian ini," pungkas Agus. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow