Sambut Hari Jadi Kota Padang ke-357, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan di Titik Keramaian
Langkah ini diambil Dishub Kota Padang guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, wisatawan, serta menjamin kelancaran dan kenyamanan di setiap titik penyelenggaraan kegiatan.
PADANG - Menyambut meriahnya peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung selama 6–10 Agustus 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang secara resmi menyiapkan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) menyeluruh.
Langkah ini diambil Dishub Kota Padang guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, wisatawan, serta menjamin kelancaran dan kenyamanan di setiap titik penyelenggaraan kegiatan.
Kepala Dishub Kota Padang, Yudi Indra Syani, menjelaskan pihaknya telah menyusun secara rinci pengaturan arus kendaraan, pengalihan jalur, hingga pemetaan lokasi parkir yang disesuaikan dengan jadwal dan lokasi masing-masing acara.
Hal ini disampaikannya saat memberikan keterangan pers di Kantor Dishub Kota Padang, Kamis (30/7/2026). Menurutnya, seluruh warga dan wisatawan akan menikmati rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357.
"Pemerintah Kota kembali menghadirkan Taste of Padang Experience yang meliputi BOM Run, Festival Telong-Telong, Xploria Padang, Padang Gastronomy Market, dan berbagai agenda lain sebagai wujud dukungan mewujudkan Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia,” ujarnya.
Rincian Rekayasa Lalu Lintas:
1. Festival Telong-Telong – 6 Agustus 2026 (Kawasan Pantai Padang)
- Sisi barat Jalan Samudera ditutup untuk kendaraan bermotor mulai pukul 18.30 hingga 00.00 WIB.
- Sisi timur Jalan Samudera diberlakukan sistem satu arah dengan penyediaan area parkir paralel bagi pengunjung.
- Akses kendaraan menuju kawasan Pantai Padang dialihkan melalui Jalan Purus I hingga Jalan Purus V.
2. Xploria Padang & Padang Gastronomy Market – 7–10 Agustus 2026 (Kawasan Batang Arau)
- Akses kendaraan menuju Jalan Batang Arau dari arah Simpang TIKI dan Simpang Padangsche ditutup mulai pukul 15.00 hingga 00.00 WIB.
- Pengendara yang melintas dari arah Jalan Nipah dan Jalan Pulau Karam diarahkan menuju Jalan Bandar Pulau Karam.
- Kendaraan yang hendak menuju Jembatan Siti Nurbaya dialihkan melewati Jalan Klenteng.
3. Peresmian Jembatan Hildesheim & Penanaman Pohon – 7 Agustus 2026
- Tamu undangan diarahkan melalui Jembatan Siti Nurbaya menuju titik penurunan penumpang (drop zone).
- Kendaraan undangan selanjutnya diparkir di kantong parkir sekitar Masjid Amal melalui akses Jalan Palinggam dan Jalan Seberang Palinggam.
4. Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 – 7–9 Agustus 2026 (Puncak Perlombaan 9 Agustus)
- Sebanyak 80 personel Dishub akan disiagakan di berbagai persimpangan utama untuk mengawal rute perlombaan kategori 21K, 10K, 5K, 2K, hingga 1K agar berjalan aman dan tertib.
Kepala Dishub menegaskan seluruh skema telah disusun matang agar perhelatan berjalan sukses tanpa mengorbankan aksesibilitas warga sehari-hari.
“Kami mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan ini. Fokus utama kami adalah menjaga sirkulasi lalu lintas tetap berjalan, manajemen rekayasa arus tertib, serta pengaturan parkir teratur,” tambahnya.
"Insya Allah dampak kemacetan dapat diminimalisir dan seluruh agenda perayaan berjalan lancar," lanjut Yudi.
Dishub Kota Padang mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu petunjuk sementara, arahan petugas di lapangan, serta menyesuaikan rute perjalanan masing-masing demi keselamatan, kenyamanan, dan ketertiban bersama. (*)
Apa Reaksi Anda?