KRI Belati-622 Sandar di Pulau Morotai, BI dan TNI AL Ajak Siswa Cinta Rupiah

Kedatangan rombongan KRI Belati-622 disambut Wakil Bupati Morotai Rio Cristian Pawane bersama Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan dan Forkopimda setempat.

Mei 20, 2026 - 21:31
KRI Belati-622 Sandar di Pulau Morotai, BI dan TNI AL Ajak Siswa Cinta Rupiah

MOROTAI - Komandan KRI Letkol Laut (P) Antoni Tigor P Siahaan tiba bersama KRI Belati-622 di Dermaga HMS Lastory Daruba, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (20/5/2026).

Kedatangan rombongan KRI Belati-622 disambut Wakil Bupati Morotai Rio Cristian Pawane bersama Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan dan Forkopimda setempat.

Usai penyambutan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah bagi siswa SMA Negeri 1 Morotai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang untuk pertama kalinya menyasar Pulau Morotai.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Tim ERB Ilham Mudari dan Paur Silta Lanal Morotai Lettu Laut (S) Teguh Prasetyo.

Turut hadir, Plt Kepala SMAN Unggulan 1 Morotai Magdalena, Pgs Pasiter Lanal Morotai Peltu Mar Lukman Saparudin, serta sekitar 50 siswa SMAN Unggulan 1 Morotai.

Materi edukasi disampaikan langsung oleh staf Bank Indonesia, Riyanto Gobel dan Sukoco.

Para siswa diajak memahami bahwa rupiah bukan hanya alat pembayaran, tetapi juga simbol kedaulatan dan identitas bangsa yang harus dijaga.

Selain edukasi, kegiatan juga diisi dengan penukaran uang baru dan uang rusak bagi siswa, masyarakat, dan perbankan di wilayah Morotai.

Peserta juga menyaksikan pemutaran film KRI Belati dan mengikuti sosialisasi Akademi Angkatan Laut yang disampaikan Padiv Minlog Letda Laut (S) Sandy Abdani.

sosialisasi cinta rupiah di SMAN 1 MorotaiSuasana sosialisasi cinta rupiah di SMAN 1 Morotai, Rabu (20/5/2026) (Foto: Munces For TIMES Indonesia)

Plt Kepala SMAN Unggulan 1 Morotai, Magdalena, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas terpilih sekolahnya sebagai lokasi kegiatan. 

“Kami merasa terhormat Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat memilih SMAN Unggulan 1 Morotai. Ini kunjungan pertama di sekolah kami," ujar Magdalena.

"Terima kasih kepada TNI AL dan tim BI yang sudah memberikan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah. Semoga siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” sambungnya.

Ketua Tim ERB, Ilham Mudari, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa Morotai menjadi titik pertama ekspedisi di Maluku Utara tahun 2026. 

“Ini ekspedisi rupiah berdaulat pertama kali di Morotai dan tujuan pertama kami di Maluku Utara tahun ini. Nantinya ada 4 lokasi lagi yang akan kami kunjungi,” kata Ilham.

Ia menjelaskan, Bank Indonesia bertekad menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

Untuk itu, edukasi langsung ke masyarakat dan pelajar menjadi penting agar rupiah dikelola dengan bijak oleh masyarakat yang berpendidikan.

Ekspedisi ini didukung penuh oleh TNI AL menggunakan KRI Belati-622. Selama 5 hari, tim akan menyambangi 5 titik di Maluku Utara, yakni Pulau Morotai, Batangdua, Taliabu, Sanana, dan Obi.

“Melalui edukasi cinta bangga paham rupiah, kami berharap peserta bisa menambah pengetahuan tentang mata uang kita dan ikut menjaga kedaulatan rupiah,” tutup Ilham. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow