Honda CB150 Terjun Bebas ke Sungai Grindulu Pacitan, Dua Pemotor Lolos dari Maut
Motor terjun ke Sungai Grindulu di tikungan tajam Jalan Pacitan–Ponorogo. Dua pengendara selamat tanpa luka, Satlantas Pacitan imbau pengguna jalan waspada.
PACITAN - Kecelakaan tunggal yang cukup menegangkan terjadi di ruas Jalan Raya Pacitan–Ponorogo, tepatnya di Dusun Grunggung, Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari, Rabu (22/7/2026) malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Sepeda motor Honda CB150 bernomor polisi AE 4517 Z mendadak terjun bebas ke aliran Sungai Grindulu setelah pengendaranya gagal menguasai laju kendaraan di tikungan tajam.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh M Hendro Supriyono (31), warga Dusun Climpring, Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, yang tengah membonceng seorang rekannya sesama warga Gemaharjo, M Zaenal Arifin (37).
Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Moch. Angga Bagus Sasongko, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat kendaraan melaju dari arah selatan ke utara atau dari Pacitan menuju Ponorogo.
"Sepeda motor Honda CB150 yang dikendarai M Hendro Supriyono melaju dari arah selatan ke utara atau dari Pacitan menuju Ponorogo," kata AKP Angga.
Nahas, setibanya di lokasi kejadian yang kontur jalannya menikung, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi dan tidak mampu mengendalikan setir, hingga akhirnya motor meluncur keluar jalur dan masuk ke Sungai Grindulu.
"Sesampainya di TKP yang merupakan jalan menikung, pengendara kehilangan kendali sehingga sepeda motor masuk ke Sungai Grindulu," jelasnya.
Meski kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian bodi depan akibat benturan keras saat terjatuh ke dasar sungai, kedua korban dilaporkan selamat tanpa menderita luka sedikit pun.
"Pengemudi tidak mengalami luka dan dalam keadaan sadar. Penumpang juga tidak mengalami luka dan dalam keadaan sadar," tegas AKP Angga.
Menyusul rentetan insiden lalu lintas dalam sepekan terakhir, pihak Satlantas Polres Pacitan kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur lintas kecamatan yang minim penerangan di malam hari.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengendalikan kecepatan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur yang menikung agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?