Semangat Kartini Hidup di RSUD Jombang, Pegawai Tampil Anggun dalam Fashion Show
RSUD Jombang menggelar lomba fashion show busana adat dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026. Kegiatan ini menjadi simbol semangat perempuan berdaya menuju Indonesia Emas 2045.
JOMBANG - Suasana berbeda tampak di lingkungan RSUD Jombang saat memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026). Puluhan pegawai dari berbagai unit tampil penuh percaya diri dalam lomba fashion show bertema “Kartini Masa Kini, Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045".
Balutan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia menyemarakkan area kegiatan. Mulai dari kebaya klasik Jawa, pakaian adat Papua, Kalimantan, hingga busana tradisional se-Nusantara lainnya dikenakan para peserta dengan penuh kebanggaan.
Tidak sekadar berlenggak-lenggok di atas panggung, para peserta juga menampilkan ekspresi dan karakter yang mencerminkan semangat perempuan masa kini: mandiri, berdaya, dan inspiratif.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, M.KP, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam merintis kesetaraan gender di Indonesia.
dr. Pudji Umbaran, Direktur RSUD Jombang saat sambutan pada peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh RSUD Jombang di Aula Wahab Hasbullah, Selasa (21/4/2026). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
“Kami ingin meneladani semangat Kartini. Di RSUD Jombang, semua pegawai memiliki kesempatan yang sama tanpa memandang gender. Baik laki-laki maupun perempuan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan pakaian adat dalam lomba ini memiliki makna mendalam. Busana tradisional tidak hanya menjadi simbol keindahan estetik, tetapi juga merepresentasikan kekayaan budaya bangsa sekaligus identitas perempuan Indonesia yang kuat dan berakar pada nilai-nilai luhur.
“Pakaian adat adalah simbol jati diri bangsa. Dengan mengenakannya, kita diingatkan bahwa perempuan Indonesia tidak hanya anggun, tetapi juga memiliki kekuatan, kecerdasan, dan kontribusi besar dalam pembangunan,” tambahnya.
Salah satu peserta fashion show pakaian adat dalam rangka peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh RSUD Jombang, Selasa (21/4/2026). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi bagi para pegawai untuk menunjukkan kreativitas dan rasa percaya diri di tengah rutinitas pelayanan medis yang padat. Gelak tawa serta sorak-sorai dukungan dari rekan kerja menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui momentum ini, RSUD Jombang ingin menegaskan bahwa semangat Kartini tetap relevan hingga saat ini. Di tengah tantangan menuju Indonesia Emas 2045, perempuan dituntut tidak hanya berdaya, tetapi juga mampu berkarya dan berinovasi di bidangnya masing-masing.
"Semoga melalui langkah kecil seperti ini, nilai-nilai perjuangan Kartini terus hidup dan menginspirasi generasi masa kini untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa," harapnya. (d)
Apa Reaksi Anda?