PT Veronique Indonesia Bantu 4 Ribu Bibit Durian Musangking untuk Petani Banjarnegara
Secara teknis penyerahan bibit buah durian musangking akan dilakukan menjelang musim penghujan.
BANJARNEGARA - PT Veronique Indonesia, sebuah perusahaan manufaktur perhiasan perak ekspor yang berlokasi di Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara berkomitmen menyalurkan bantuan CSR berupa 4000 batang pohon (bibit) buah durian musangking kepada para petani setempat.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen kerja sama antara Park Jeong Eun selaku pimpinan PT Veronique Indonesia dan Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Firma Sapta Ady, Rabu (22/7/2024) disaksikan oleh penyuluh pertanian Puji Rahayu dan ketua kelompok tani Maju Makmur, Banyumas selaku penyedia bibit.
Sedang secara teknis penyerahan bibit buah durian musangking akan dilakukan menjelang musim penghujan.
Tingkatkan Taraf Hidup Petani
Usai melakukan pertemuan Park Jeong Eun didampingi juru bicaranya, Riski Candra menyampaikan, bahwa dirinya yang memiliki benckground seorang petani, memahami kondisi para petani saat ini. Sehingga ia ingin meningkatkan taraf hidup petani mengembangkan buah durian jenis musangking.
Dijelaskan pula bahwa tahun ini, pihaknya membantu 4000 bibit buah durian dan sebelumnya 3000 pohon. Durian ini kata dia memiliki nilai ekonomis tinggi.
"Bagi kami jumlah pohon itu tidak begitu penting, yang lebih penting adalah kemauan petani untuk mau berusaha meningkatkan ekonomi," ujarnya.
Mr Park Jeong Eun mengakui, dirinya kini konsen dan sudah berhasil membangun perusahaan perhiasan di Banjarnegara.
Ia juga ingin melihat para petani di Banjarnegara juga sukses seperti dirinya apalagi kondisi geografis sangat bagus dan mendukung.
Ia merasa bangga, karena tidak semua daerah dapat menanam durian musangking. Ia mengajak para petani di Banjarnegara merubah mindset.
"Jadi jangan sampai, karena kondisi lingkungan yang bagus, malah kita (petani) jadi malas tapi sebaliknya, harus kerja keras mengolah lahan menjadi lebih produktif," ujarnya.
Ke depan saat Banjarnegara menjadi sentra durian musangking, nanti pemasaran bisa dibantu.
Ia juga menyampaikan bahwa banyak generasi muda di Banjarnegara keluar/merantau ke luar kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lain sebaginya.
"Melalui penanaman durian ini, diharapkan anak - anak muda dapat hidup sebagai petani di Banjarnegara modern dan kaya di Banjarnegara, dengan demikian petani tidak perlu keluar daerah namun memajukan daerah sendiri," imbuhnya.
Atan nama Pemkab Banjarnegara, Kepala DPPKP Firma Sapta Ady menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT Veronique Indonesia dan tim yang telah membantu meningkatkan pembangunan bidang pertanian di Banjarnegara, khususnya durian.
"Mr Park Jeong Eun membantu bibit durian musangking sekaligus pemasaran paska panen raya. Karena dia memiliki pasar di Malaysia, Cina dan Korea. Dia akan pula link di sana," jelasnya.
Apalagi kebutuhan durian di Malaysia dan Thailand walaupun masih menjadi sentra buah durian ini, tetapi tidak bisa memenuhi sepanjang tahun apalagi waktu musim panen raya tidak sama.
Di Malaysia kata Firman, panen raya sekitar bulan Juli - Agustus - September. Sedang di Indonesia, Oktober - Februari.
"Pada bulan ini kosong, sementara permintaan durian dari China tetap tinggi. Nah ini menjadi peluang, saat kosong, kita bisa isi, baik lewat Malaysia maupun langsung ke China," ungkap Firman Sapta Ady, Kepala DPPKP Kabupaten Banjarnegara. (*)
Apa Reaksi Anda?