Nelayan Hilang di Perairan Muncar Banyuwangi, Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Pencarian

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan nelayan yang hilang akibat kapal terbalik dihantam ombak saat memancing cumi di Perairan Beringin, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.

Juli 23, 2026 - 19:33
Nelayan Hilang di Perairan Muncar Banyuwangi, Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Pencarian

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan nelayan yang hilang akibat kapal terbalik dihantam ombak saat memancing cumi di Perairan Beringin, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (23/7/2026) sore, setelah dilakukan pencarian selama empat hari.

BANYUWANGI - Korban teridentifikasi atas nama Hambali (56), warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro. Jasad korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia (MD) di koordinat 8°24'08.9" LS – 114°20'44.2" BT, sekitar 8,40 nautical mile dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan heading 335° ke arah utara.

Keberhasilan pencarian nelayan hilang tersebut, bermula ketika Tim SAR Gabungan menerima informasi dari nelayan bahwa telah ditemukan mayat seseorang. Setelah menerima laporan tersebut, personel SAR langsung menuju lokasi pada pukul 16.17 WIB dan berhasil mengevakuasi jasad korban.

Setelah dilakukan evakuasi menuju pantai, jenazah dibawa ke RSUD Blambangan menggunakan ambulans untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukan korban Operasi SAR gabungan resmi ditutup.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian selama empat hari tanpa henti. Sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

"Pada hari keempat operasi, korban berhasil ditemukan sehingga operasi SAR dapat kami tutup. Atas nama Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban," ujarnya.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Pos TNI AL Muncar, Satpolairud Polresta Banyuwangi wilayah Muncar, Kantor Perikanan Muncar, Pokmaswas Muncar, Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi, Polsek Muncar, RAPI Muncar, serta para nelayan setempat.

 “Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur SAR gabungan, para nelayan, serta seluruh pihak yang telah bersinergi dalam pelaksanaan operasi pencarian hingga korban berhasil ditemukan," ujar I Made Oka.

Dengan ditemukannya korban, pada pukul 17.30 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing dan mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi keadaan darurat lainnya.

Diberitakan sebelumnya, satu orang nelayan dilaporkan hilang usai kapal yang dinaikinya terhantam ombak tinggi beserta angin kencang, Senin (20/7/2026) di Perairan Beringinan, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.

Pada Saat itu, Hambali berangkat seorang diri dari Tanjung Klatak, pada Sabtu (18/7/2026) pagi dengan perahu, berniat mencari cumi-cumi, hingga sampai ke Perairan Muncar, pada Senin (20/7/2026). (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow