KSM- T UNISMA Dampingi Posyandu, Upaya Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak
KSM UNISMA Kelompok 26 turut berpartisipasi dalam kegiatan posyandu rutin yang dilaksanakan di Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (12/02/2026).
MALANG KSM UNISMA Kelompok 26 turut berpartisipasi dalam kegiatan posyandu rutin yang dilaksanakan di Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (12/02/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan mahasiswa Universitas Islam Malang dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak sekaligus mencegah stunting sejak dini.
Kegiatan Posyandu tersebut menyasar balita, ibu hamil, dan lansia. Pelayanan yang diberikan meliputi penimbangan berat badan balita, pengukuran tinggi badan, pemantauan tumbuh kembang anak, pemberian vitamin, serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan lansia. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan berbagai pihak yang terlibat.
Mahasiswa KSM UNISMA Kelompok 26 berperan aktif dalam membantu pencatatan data kesehatan, pendampingan balita dan orang tua saat pemeriksaan, serta memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya gizi seimbang dan pola hidup bersih dan sehat. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Sarjana Mengabdi (KSM).
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
Ketua Kader Posyandu Desa Malangsuko, Siti Rahmawati, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa KSM UNISMA. “Kehadiran mahasiswa sangat membantu, terutama dalam proses administrasi dan pendampingan ibu-ibu saat pemeriksaan. Edukasi yang mereka berikan juga menambah wawasan masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KSM UNISMA Kelompok 26, Ahmad Rizki, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa. “Melalui kegiatan Posyandu ini, kami belajar langsung berinteraksi dengan masyarakat dan ikut berkontribusi dalam menjaga kesehatan generasi masa depan. Pencegahan stunting harus dimulai dari kesadaran bersama,” tuturnya.
Pelaksanaan Posyandu secara rutin memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini gangguan pertumbuhan anak serta memastikan kondisi kesehatan ibu hamil tetap terpantau. Partisipasi aktif masyarakat Desa Malangsuko menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
Melalui sinergi antara pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan mahasiswa KSM UNISMA, kegiatan ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat desa yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(*)
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI https://unisma.ac.id/
*)Pewarta: Mahasiswa KSM-T Kelompok 26 Universitas Islam Malang (UNISMA)
Apa Reaksi Anda?