Jalur Rel Kereta Api di Cianjur Terkikis, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Jalur KA Cibeber–Lampegan di Cianjur ditutup akibat gogosan di bawah rel. Sejumlah perjalanan KA Siliwangi dibatalkan, penumpang mendapat refund 100% dan perbaikan jalur dipercepat.

April 20, 2026 - 11:34
Jalur Rel Kereta Api di Cianjur Terkikis, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

CIANJUR - Lintasan kereta api yang menghubungkan Stasiun Cibeber dan Stasiun Lampegan di Kabupaten Cianjur saat ini tidak dapat dilewati akibat munculnya fenomena gogosan atau pengikisan tanah di bawah bantalan rel. 

Kerusakan struktur ini terdeteksi tepat di KM 74+9/0 yang membuat kondisi lintasan menjadi goyah dan sangat berisiko bagi keselamatan perjalanan. 

Sebagai dampaknya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terpaksa mengambil kebijakan darurat dengan meniadakan sejumlah jadwal keberangkatan KA Siliwangi demi menjamin keamanan para penumpang.

Kendala pada infrastruktur ini awalnya diketahui oleh petugas yang sedang menjalankan pengawasan rutin di lapangan pada Minggu (19/4/2026) malam, sekitar pukul 19.55 WIB. 

Dalam hal ini berdasarkan hasil pemantauan tersebut, ditemukan bahwa landasan rel tidak lagi stabil sehingga diputuskan untuk menutup jalur sementara waktu. 

Perubahan operasional pun langsung diberlakukan, di antaranya untuk KA Siliwangi bernomor 345 relasi Cipatat menuju Sukabumi yang perjalanannya dipangkas hanya sampai Stasiun Cianjur.

Selain pemotongan rute tersebut, pembatalan secara menyeluruh juga menimpa KA Siliwangi bernomor 342 untuk rute Sukabumi menuju Cipatat. Perjalanan yang sedianya dijadwalkan berangkat pada Senin WIB dipastikan tidak dapat beroperasi. 

Manajer Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa keputusan menghentikan operasional sementara ini merupakan bentuk langkah antisipatif perusahaan karena aspek keselamatan nyawa penumpang adalah prioritas utama yang tidak bisa dinegosiasikan.

Kuswardojo menambahkan bahwa lintasan pada petak jalan Cibeber hingga Lampegan tersebut akan tetap ditutup bagi seluruh perjalanan kereta api sampai pengerjaan perbaikan struktur tanah selesai dilakukan sepenuhnya. 

Atas ketidaknyamanan yang muncul akibat gangguan alam ini, manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang sudah merencanakan perjalanan. 

"Sebagai bentuk pertanggungjawaban, perusahaan menawarkan opsi pengembalian dana tiket sebesar seratus persen bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan," ujarnya, Senin (20/4/2026).

Proses pembatalan tiket dapat dilakukan oleh pelanggan yang tidak ingin melanjutkan perjalanan dengan kompensasi biaya kembali penuh di luar biaya pemesanan awal. 

Di sisi lain, lebih lanjut tim tanggap darurat dari Daop 2 Bandung saat ini sudah berada di titik kerusakan untuk melakukan percepatan pemulihan jalur. 

"KAI berupaya keras agar normalisasi jalur antara Sukabumi, Cianjur, hingga Cipatat dapat tercapai secepat mungkin dengan tetap berpegang teguh pada standar keamanan transportasi yang sangat ketat," tandasnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow