Tinjau Rumah Pompa Kedungpeluk, Bupati Subandi Tegaskan Kualitas Tak Boleh Asal Selesai
Bupati Sidoarjo Subandi tinjau Rumah Pompa Kedungpeluk yang fisiknya 100 persen, namun temukan sejumlah catatan kualitas. Minta kontraktor perbaiki dan ingatkan denda keterlambatan.
SIDOARJO Pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk di Kecamatan Tanggulangin resmi rampung pada 24 Februari 2026. Meski progres fisik dinyatakan selesai 100 persen, Bupati Sidoarjo, Subandi, masih menemukan sejumlah catatan saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi, Sabtu (28/2/2026).
Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo, Muhammad Makhmud, Subandi memastikan proyek strategis pengendali banjir tersebut tidak hanya selesai secara administrasi, tetapi juga berkualitas secara teknis.
“Dari laporannya pembangunan ini sudah selesai. Namun masih ada beberapa pengerjaan yang kurang bagus,” ujar Subandi di sela-sela inspeksi.
Ia menegaskan, setiap kekurangan yang ditemukan akan segera disampaikan kepada kontraktor pelaksana untuk diperbaiki. Menurutnya, proyek infrastruktur tidak boleh dikerjakan secara terburu-buru hingga mengorbankan mutu pekerjaan.
“Banyak catatan yang harus diperbaiki karena terkesan dipaksakan. Kita sampaikan ke Kadis PU agar dikoreksi karena kita ingin hasil yang bagus dan berkualitas,” tegasnya.
Subandi juga mengingatkan bahwa kontraktor yang mengalami keterlambatan tetap akan dikenai denda sesuai aturan yang berlaku. Ia menilai, pekerjaan yang dikejar target waktu kerap berdampak pada kualitas yang tidak maksimal.
“Kalau sudah terlambat ya dendanya tetap berjalan. Tidak mungkin dapat apa-apa kalau deviasi tinggi dan pekerjaan terlambat. Kalau kejar waktu biasanya kualitas tidak maksimal. Ini yang kita koreksi,” tandasnya.
Rumah Pompa Kedungpeluk diharapkan mampu mengurangi potensi banjir di wilayah Tanggulangin dan sekitarnya. Namun demikian, ia meminta agar seluruh kekurangan segera dibenahi, termasuk pemadatan tanah, perapian area terdampak proyek, serta pembersihan sisa material dalam waktu sepekan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo, Makhmud, menyebutkan bahwa berdasarkan perhitungan tim pengawas, progres pembangunan telah mencapai 100 persen. Meski demikian, pihaknya masih menginventarisasi sejumlah kekurangan teknis untuk segera disampaikan kepada kontraktor.
“Kalau hitungan tim pengawas sudah 100 persen, namun masih ada kekurangan di beberapa titik dan itu sedang kami catat untuk diperbaiki,” pungkasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?