Fakultas Kedokteran UNISMA Lepas 40 Calon Wisudawan Periode Juni 2026

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan acara Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati pada Jumat (26/6/2026) di Ruang Seminar Syekh Yusuf Al Makassari (RKB Lantai 3) Fa

Juni 29, 2026 - 15:32
Fakultas Kedokteran UNISMA Lepas 40 Calon Wisudawan Periode Juni 2026

MALANG - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan acara Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati pada Jumat (26/6/2026) di Ruang Seminar Syekh Yusuf Al Makassari (RKB Lantai 3) Fakultas Kedokteran UNISMA.

Sebanyak 40 calon wisudawan mengikuti prosesi tersebut, yang terdiri atas 29 lulusan Program Studi Sarjana Kedokteran dan 11 lulusan Program Studi Sarjana Farmasi.

Acara pelepasan berlangsung dengan penuh rasa syukur dan khidmat. Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UNISMA, Dekan Fakultas Kedokteran, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, serta para calon wisudawan dan wisudawati.

Dalam sambutannya, dr. Rahma Triliana, M.Kes., Ph.D., Dekan Fakultas Kedokteran UNISMA menyampaikan bahwa tradisi pelepasan calon wisudawan mulai dilaksanakan sejak Program Studi Farmasi meluluskan angkatan pertamanya pada tahun 2022.

Hingga tahun 2026, Fakultas Kedokteran UNISMA telah melepas sekitar 48 lulusan Sarjana Farmasi, sekitar 1.300 lulusan Sarjana Kedokteran, serta 950 lulusan Program Profesi Dokter.

Dekan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali mahasiswa yang telah memberikan dedikasi, dukungan, dan kerja sama selama proses pendidikan.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi merupakan hasil sinergi dari berbagai pihak yang terus mendampingi perjalanan akademik mereka.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Kepada para lulusan, Dekan memberikan pesan agar terus melanjutkan pengembangan diri sesuai bidang keilmuan masing-masing.

Lulusan Sarjana Kedokteran diharapkan dapat menempuh pendidikan pada Program Profesi Dokter dengan semangat dan integritas yang tinggi.

Sementara itu, lulusan Sarjana Farmasi didorong untuk berkarya di dunia kerja, melanjutkan studi ke jenjang magister, maupun meneruskan pendidikan pada Program Profesi Apoteker.

Sementara itu, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., Rektor UNISMA dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan para calon wisudawan tidak hanya diperoleh melalui kerja keras pribadi, tetapi juga berkat dukungan banyak pihak.

Orang tua telah memberikan doa, motivasi, dan pembiayaan pendidikan, sedangkan yayasan, universitas, fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan telah berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif hingga mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.

Rektor turut menyampaikan harapan agar lulusan Sarjana Farmasi yang akan memasuki dunia kerja diberikan kemudahan dalam memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.

Selain itu, lulusan juga diharapkan terus meningkatkan kapasitas akademik melalui pendidikan Program Profesi Apoteker maupun studi lanjut jenjang magister.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan kabar menggembirakan mengenai rencana pengembangan Program Studi Farmasi.

"Insya Allah, pada Agustus 2027, UNISMA menargetkan pembukaan Program Studi Profesi Apoteker," ujarnya.

Kehadiran program studi tersebut, menurutnya,  diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi lulusan Sarjana Farmasi UNISMA untuk melanjutkan pendidikan profesinya di almamater sendiri.

Menutup sambutannya, Rektor memberikan motivasi kepada Fakultas Kedokteran agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan mahasiswa, khususnya dalam persiapan menghadapi Uji Kompetensi Nasional Program Pendidikan Dokter (UKNPPD).

Ia berharap pada periode ujian berikutnya tingkat kelulusan mahasiswa dapat mencapai 100 persen.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Melalui kegiatan pelepasan ini, Fakultas Kedokteran UNISMA berharap seluruh lulusan mampu menjadi insan yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat sesuai bidang keilmuannya.

Prosesi pelepasan tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru dalam mengabdikan ilmu pengetahuan demi kemajuan dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow