Dupoin Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh

Dupoin menyatakan program ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial terukur, terutama dalam pemenuhan akses air bersih warga Aceh.

Februari 24, 2026 - 15:30
Dupoin Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir di Aceh

MALANG PT Dupoin Futures Indonesia membangun sumur bor di Desa Cinta Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, melalui program CSR bertajuk “Sumatra Disaster Relief: Clean Water for Aceh Tamiang”. Program ini ditujukan membantu warga terdampak banjir dan longsor yang kini memasuki fase rehabilitasi.

Inisiatif tersebut menjangkau sekitar 300 kepala keluarga atau sekitar 950 jiwa yang mengalami krisis air bersih selama kurang lebih satu bulan pascabencana.

Pembangunan sumur dilakukan selama tiga pekan sejak pertengahan Januari, diawali dengan uji geolistrik untuk menentukan titik sumber air, kemudian pengeboran hingga kedalaman 40–60 meter.

Sumur bor ini memiliki kapasitas produksi sekitar 2.000 liter air per hari untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Fasilitas dibangun di area Masjid Nurul Huda agar dapat dimanfaatkan secara kolektif oleh warga sekitar.

Program ini direalisasikan menjelang Ramadan, saat kebutuhan air bersih meningkat untuk keperluan ibadah dan aktivitas rumah tangga. Kehadiran sumur bor diharapkan membantu warga menjalankan ibadah puasa dengan lebih layak.

Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan Herman, mengatakan program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Good Corporate Governance (GCG). 

“Keberlanjutan bisnis harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial, termasuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana,” ujar Gunawan, Selasa (24/2/2026).

Sementara, Kepala Dusun Desa Cinta Raja, Salam Udin, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia mengungkapkan, selama sekitar satu bulan pascabanjir warga terpaksa memanfaatkan air yang tersedia, termasuk sisa air banjir, untuk kebutuhan sehari-hari. 

“Dengan adanya sumur bor, masyarakat kini dapat memenuhi kebutuhan memasak, mencuci, dan beribadah dengan lebih layak,” ucap Udin

Pengelolaan fasilitas dilakukan bersama masyarakat setempat guna memastikan keberlanjutan penggunaan serta perawatan dalam jangka panjang.

Dupoin menyatakan program ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial terukur, terutama dalam pemenuhan akses air bersih sebagai kebutuhan dasar di wilayah terdampak bencana. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow