System of a Down Balik Menyindir Oasis di London, Daron Malakian Balas Ejekan Lama Noel Gallagher

Gitaris System of a Down Daron Malakian menyindir Oasis saat tampil di London, Inggris. Sebelum membawakan lagu “Needles”, Malakian bercanda menyebut cacing pita dalam lagu tersebut akan diberi nama O

Juli 16, 2026 - 23:30
System of a Down Balik Menyindir Oasis di London, Daron Malakian Balas Ejekan Lama Noel Gallagher
JAKARTA -

Panggung musik di London, Inggris, pada 13 Juli lalu mendadak menjadi tempat bertemunya dua cerita lama dari dunia rock. Bukan karena kolaborasi, bukan pula karena reuni, melainkan sebuah sindiran yang kembali muncul setelah lebih dari dua dekade.

Di hadapan ribuan penggemarnya, gitaris System of a Down (SOAD), Daron Malakian, melontarkan candaan yang menyebut nama Oasis. Momen itu terjadi ketika band asal Amerika Serikat tersebut bersiap membawakan lagu “Needles”.

Sebelum dentuman gitar khas SOAD menggema, Malakian lebih dulu berbicara kepada penonton. Ia menjelaskan tentang tema lagu tersebut yang berkaitan dengan tapeworm atau cacing pita.

Dengan gaya khasnya yang santai dan penuh humor, Malakian mengatakan bahwa khusus untuk penampilan malam itu, “cacing pita” dalam lagu tersebut akan diberi nama Oasis.

Candaan itu langsung mengundang respons dari penonton. Terlebih, aksi tersebut dilakukan di London, kota yang menjadi rumah bagi Oasis dan tempat band legendaris Britpop itu membangun kejayaannya pada era 1990-an.

Simak videonya disini

Sindiran Lama yang Kembali Muncul

Bagi penggemar musik rock, komentar Daron Malakian bukan sekadar lelucon panggung.

Aksi tersebut diyakini sebagai balasan terhadap pernyataan lama Noel Gallagher, gitaris sekaligus salah satu pendiri Oasis, yang pernah melontarkan kritik keras terhadap System of a Down.

Pada awal 2000-an, ketika SOAD mulai mencuri perhatian dunia melalui album seperti “Toxicity” (2001), Noel Gallagher sempat menyampaikan komentar negatif mengenai musik mereka dalam sebuah wawancara.

Noel dikenal memiliki gaya bicara yang blak-blakan dan tidak ragu mengutarakan pendapat tentang musisi lain. Salah satu pernyataannya menyebut System of a Down sebagai salah satu band terburuk yang pernah ia dengar.

Komentar tersebut kemudian menjadi salah satu cerita kecil dalam sejarah perseteruan antarband rock lintas generasi.

Namun, lebih dari 20 tahun setelah komentar itu muncul, Malakian memilih membalasnya dengan cara yang lebih ringan. Tidak melalui wawancara panjang atau pernyataan serius, melainkan lewat humor di atas panggung.

System of a Down dan Era Baru Musik Rock

System of a Down sendiri merupakan salah satu band yang memiliki karakter musik paling unik di awal 2000-an.

Menggabungkan unsur metal, punk, musik Armenia, hingga eksperimental, SOAD menciptakan suara yang sulit disamakan dengan band lain.

Album “Toxicity” menjadi titik balik besar bagi mereka. Lagu seperti “Chop Suey!”, “Aerials”, dan “Toxicity” membuat nama SOAD mendunia dan membawa mereka menjadi salah satu ikon nu-metal.

Sementara itu, Oasis menjadi simbol kebangkitan Britpop dengan lagu-lagu seperti “Wonderwall”, “Don’t Look Back in Anger”, dan “Champagne Supernova”.

Keduanya sebenarnya berada dalam jalur musik yang berbeda. Oasis membawa semangat rock Inggris dengan pengaruh The Beatles, sementara SOAD hadir dengan energi metal eksperimental yang penuh kritik sosial.

Perbedaan gaya inilah yang membuat komentar Noel Gallagher pada masa lalu terasa semakin menarik untuk dikenang.

Sindiran Rock yang Menjadi Hiburan Penggemar

Dalam dunia musik, persaingan dan perbedaan pendapat antarartis bukan hal baru. Banyak musisi besar memiliki sejarah saling mengkritik, mulai dari komentar pedas hingga persaingan terbuka.

Namun, aksi Daron Malakian di London menunjukkan sisi lain dari rivalitas tersebut.

Alih-alih membangun konflik baru, ia mengemas balasan itu sebagai hiburan bagi penggemar. Sebuah lelucon singkat yang hanya membutuhkan satu kata, tetapi langsung menghidupkan kembali cerita lama antara dua nama besar di dunia rock.

Menariknya, sindiran itu muncul ketika Oasis sendiri sedang kembali menjadi sorotan setelah kabar reuni Noel Gallagher dan Liam Gallagher mencuat dalam beberapa waktu terakhir.

Bagi penggemar musik, momen tersebut menjadi perpaduan unik antara nostalgia, humor, dan sejarah panjang dunia rock.

Satu hal yang pasti, Daron Malakian membuktikan bahwa panggung musik bukan hanya tempat memainkan lagu. Terkadang, panggung juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan, mengenang masa lalu, dan tentu saja, melontarkan candaan yang membuat ribuan orang tertawa.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow