Deadline Sebulan Lagi, Pemkab Madiun Optimiatis Pagu Siswa Sekolah Rakyat Terpenuhi
Dari target 360 siswa saat ini sudah terdata calon siswa sebanyak 144 orang. Sisanya diharapkan akan terpenuhi hingga deadline yang ditentukan.
MADIUN - Pemkab Madiun dikejar target pemenuhan pagu siswa untuk Sekolah Rakyat (SR).
Dari target 360 siswa saat ini sudah terdata calon siswa sebanyak 144 orang. Sisanya diharapkan akan terpenuhi hingga deadline yang ditentukan pemerintah pusat.
"Progres sudah baik. Nanti kita upayakan akan terpenuhi pada 20 Juni nanti," ujar Bupati Madiun, H Hari Wuryanto usai upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapangan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu (20/5/2026).
Selain memenuhi pagu siswa, Pemkab Madiun juga memastikan fasilitas dan sarana prasarana SR tersedia lengkap.
Sesuai konsep program, siswa SR akan mendapat fasilitas asrama,seragam, perlengkapan belajar, makanan bergizi, hingga layanan kesehatan.
"Tidak usah khawatir semua akan tercukupi," tegas Hari Wur sapaan akrab Bupati Madiun.
Diketahui, target peserta didik di SR adalah anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdata dalam desil 1 dan desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN/DTKS).
Peserta didik SR akan terbagi di tiga jenjang yakni SD, SMP dan SMA. "Untuk saat ini jumlah siswa masing-masing 120. Secara bertahap akan bertambah," ungkapnya.
Sekolah Rakyat (SR) adalah program pendidikan formal gratis berformat asrama (boarding school) yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto di bawah naungan Kementerian Sosial RI.
Program ini bwftukuannmemutus rantai kemiskinan dengan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun dibangun di lahan eks bengkok Kelurahan Nglames, Kecamatan Madiun seluas 5,8 hektare.
Pembangunan SR saat ini sedang berlangsung dan ditarget rampung saat tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai. (*)
Apa Reaksi Anda?