Dari Rawan Ambles ke Jalur Aman, TPT TMMD 128 Ubah Wajah Dusun Klagin

TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo menyelesaikan pembangunan TPT 50 meter di Dusun Klagin, mengubah akses rawan longsor menjadi jalur aman bagi warga.

April 30, 2026 - 16:00
Dari Rawan Ambles ke Jalur Aman, TPT TMMD 128 Ubah Wajah Dusun Klagin

PROBOLINGGO - Pembangunan desa sering kali dinilai dari jalan baru atau rumah layak huni. Namun di Dusun Klagin, Desa Brabe, perubahan paling berarti justru hadir dari perlindungan terhadap jalan lama yang selama ini menjadi sumber kecemasan warga.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo merampungkan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 50 meter di tepi jalan kampung rawan longsor, Kamis (30/4/2026).

Sebelumnya, ruas jalan tersebut berdiri di sisi tebing setinggi tiga meter dengan kondisi tanah yang mudah tergerus hujan. Saat musim penghujan, ancaman ambles dan longsor menjadi risiko nyata bagi pengguna jalan, terutama ibu rumah tangga, anak-anak, dan petani yang melintas setiap hari.

Kini, lanskap itu berubah. Struktur batu kali dan cor beton berdiri kokoh, menahan tekanan tanah sekaligus menjaga badan jalan tetap stabil.

Transformasi ini penting karena infrastruktur desa tidak hanya bicara soal pembangunan baru, tetapi juga perlindungan terhadap aset vital yang sudah ada. Jalan desa yang aman berarti akses ekonomi, pendidikan, dan sosial tetap berjalan tanpa hambatan.

Pengerjaan selama tiga minggu memperlihatkan model pembangunan kolaboratif. Satgas TMMD dan warga bekerja bersama, dari mengangkut batu hingga membangun sistem drainase penunjang.

Farida Nurhasan, salah satu warga, menggambarkan perubahan psikologis yang terjadi setelah TPT selesai dibangun. Kekhawatiran yang dulu selalu muncul saat hujan kini berganti rasa lega.

Bagi masyarakat pedesaan, rasa aman dalam mobilitas memiliki dampak besar. Jalan yang aman memungkinkan distribusi hasil pertanian lebih lancar, aktivitas ibadah lebih nyaman, dan interaksi sosial berjalan normal.

TMMD Ke-128 di Desa Brabe melalui proyek TPT ini juga menunjukkan bahwa pembangunan berbasis kebutuhan lokal lebih efektif ketika menyasar persoalan konkret warga.

Dengan rampungnya TPT, titik rawan longsor yang dulu membatasi rasa aman kini berubah menjadi jalur yang lebih manusiawi. Program ini menegaskan bahwa membangun desa bukan sekadar mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat perlindungan hidup sehari-hari masyarakat.

Di Dusun Klagin, tembok penahan tanah itu kini bukan hanya struktur beton, melainkan simbol bahwa pembangunan dapat menghadirkan ketenangan yang sebelumnya sulit didapat. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow