Dampak Efisiensi, Tak Ada Layanan Mudik Gratis Warga Bondowoso pada Lebaran 2026

Program mudik gratis dari Pemkab Bondowoso ditiadakan lantaran kondisi keuangan daerah yang belum memadai.

Maret 2, 2026 - 16:30
Dampak Efisiensi, Tak Ada Layanan Mudik Gratis Warga Bondowoso pada Lebaran 2026

BONDOWOSO Harapan masyarakat untuk kembali menikmati fasilitas mudik gratis dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso pada Lebaran 2026 dipastikan pupus. Program tahunan yang selama ini menjadi andalan warga perantauan itu resmi ditiadakan lantaran kondisi keuangan daerah yang belum memadai.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari langkah penyesuaian anggaran di tengah keterbatasan ruang fiskal dan kebijakan efisiensi belanja daerah. 

Pemerintah daerah menilai, situasi keuangan tahun ini belum memungkinkan untuk mengalokasikan dana bagi program yang setiap tahunnya digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri tersebut.

Padahal, dalam beberapa tahun terakhir, program mudik gratis selalu mendapat respons positif dari masyarakat. 

Pada pelaksanaan tahun 2025, misalnya, Pemkab Bondowoso menyiapkan enam unit bus yang mampu memberangkatkan sekitar 300 pemudik ke berbagai tujuan. 

Antusiasme warga saat itu cukup tinggi, bahkan kuota yang tersedia cepat terpenuhi.

Kepala Dinas Perhubungan Bondowoso, Sigit Purnomo, menegaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah realistis yang harus ditempuh pemerintah daerah.

“Karena memang efisiensi dan keterbatasan ruang fiskal kita, untuk tahun ini tidak ada anggaran untuk mudik gratis. Semoga ekonomi segera pulih sehingga tahun depan bisa dianggarkan kembali,” ujar Sigit saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, kondisi fiskal daerah pada 2026 berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga pemerintah perlu melakukan penyesuaian prioritas belanja.

Sejumlah program harus diseleksi secara ketat agar tetap selaras dengan kemampuan keuangan daerah.

“Tahun ini permasalahannya kondisi keuangan dan fiskal,” ungkapnya.

Meski program mudik gratis tidak dilaksanakan, Dinas Perhubungan tetap memberikan perhatian pada aspek keselamatan perjalanan masyarakat yang akan pulang kampung secara mandiri. 

Sigit mengimbau para pemudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dalam berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan, karena keluarga menunggu di rumah,” tuturnya.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap kondisi ekonomi daerah ke depan semakin membaik.  (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow