Buis Beton TMMD 128 di Dusun Klagin Capai 40 Persen, Warga Brabe Nantikan Akhir Genangan
TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo mempercepat pembangunan saluran buis beton di Desa Brabe untuk mengatasi banjir jalan kampung saat hujan.
PROBOLINGGO - Bagi warga Dusun Klagin, Desa Brabe, musim hujan selama ini tak hanya berarti air turun dari langit, tetapi juga ancaman jalan becek, halaman tergenang, dan akses terganggu.
Persoalan itu berakar pada sistem drainase yang belum memadai. Saluran tanah lama yang dangkal dan mudah tersumbat membuat air meluap setiap hujan deras datang.
Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, persoalan tersebut kini ditangani lebih sistematis. Jumat (1/5/2026), pemasangan buis beton sepanjang 80 meter di Dusun Klagin telah mencapai progres 40 persen.
Buis beton berdiameter 60 sentimeter dipilih untuk menciptakan jalur pembuangan air yang lebih kuat, stabil, dan tahan lama. Sistem ini dirancang agar limpasan air dari kawasan permukiman dan tebing sekitar langsung terdistribusi ke sungai.
Dalam konteks pembangunan desa, drainase sering kali kurang mendapat perhatian dibanding jalan atau bangunan. Padahal, kualitas saluran air sangat menentukan umur panjang infrastruktur lain.
Praka Roy Alek menegaskan bahwa proyek ini menjadi pelindung utama bagi jalan TMMD yang telah dibangun.
“Kalau air tertangani, jalan tidak cepat rusak dan warga lebih nyaman,” katanya.
Pernyataan ini memperlihatkan pentingnya pendekatan pembangunan berbasis mitigasi. Infrastruktur bukan hanya dibangun, tetapi juga dilindungi dari risiko lingkungan.
Pengerjaan di medan sempit dan berbatu memang menantang, tetapi keterlibatan warga melalui gotong royong menjaga progres tetap sesuai target. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa masyarakat memahami manfaat langsung proyek bagi kehidupan mereka.
Warga berharap saluran baru ini benar-benar mengakhiri masalah genangan yang selama ini menjadi rutinitas musiman.
TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Desa Brabe melalui pembangunan buis beton memperlihatkan bahwa solusi infrastruktur terbaik adalah yang menyasar akar persoalan, bukan sekadar gejala.
Jika jalan paving membuka mobilitas, maka drainase yang baik menjaga keberlanjutannya. Di Dusun Klagin, pembangunan saluran air ini menjadi bukti bahwa desa yang maju dibangun bukan hanya di atas permukaan, tetapi juga melalui sistem bawah tanah yang kuat dan terencana. (*)
Apa Reaksi Anda?