Baznas Kota Malang dan Baznas Provinsi Jatim kolaborasi Santuni 1000 Anak Yatim

Baznas Kota Malang bersama Baznas Jatim gelar Gebyar Lailatul Qadar, santuni 1.000 anak yatim dari 40 yayasan. Setiap anak terima uang tunai Rp200 ribu dan perlengkapan sekolah.

Februari 21, 2026 - 21:00
Baznas Kota Malang dan Baznas Provinsi Jatim kolaborasi Santuni 1000 Anak Yatim

MALANG Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang berkolaborasi dengan Baznas Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan “Gebyar Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H: Santunan 1000 Anak Yatim dan Piatu”. Kegiatan ini menjadi bagian dalam menyemarakkan Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Grand Mercure Malang Mirama pada Sabtu (21/2/2026). 

Acara tahunan ini digelar untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap anak yatim piatu di Kota Malang. Sebanyak 1.000 anak yatim dari sekitar 40 yayasan diundang untuk menerima santunan.

“Tujuan kegiatan ini untuk menyenangkan anak-anak yang dalam tanda kutip kurang beruntung karena ditinggalkan orang tuanya sejak usia dini,” ujar Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Kasuwi Saiban.

Baznas-Kota-Malang-5.jpg

Ia menambahkan bahwa acara ini terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak. Ia mengapresiasi dukungan BAZNAS Provinsi Jawa Timur serta seluruh elemen yang terlibat.

“Ini kolaborasi kelima kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung,” imbuhnya.

Wali Kota Malang yang turut hadir juga menegaskan bahwa perhatian kepada anak yatim tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga pembinaan karakter, akhlak, serta akses pendidikan yang merata agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. 

Menurutnya, acara ini juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam kehidupan anak-anak yatim piatu. Kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS menjadi salah satu upaya mengurangi kesenjangan sosial.

Baznas-Kota-Malang-6.jpg

“Tanggung jawab sosial kita adalah memastikan mereka tidak merasa sendiri, meskipun tanpa kehadiran orang tua,” tegasnya saat diwawancara pada Sabtu (21/2/2026). 

Ia juga mengimbau untuk masyarakat untuk memberikan zakatnya kepada Baznas supaya manfaat yang diberikan semakin luas.

Dalam kegiatan ini, setiap anak menerima santunan uang tunai sebesar Rp200 ribu serta tas berisi perlengkapan sekolah senilai sekitar Rp250 ribu.

BAZNAS Kota Malang menyebut kegiatan santunan anak yatim dilakukan dua kali dalam setahun, yakni saat Ramadan melalui Gebyar Lailatul Qadar dan saat Muharam dalam momentum Lebaran Yatim. Jika ada anak yang belum hadir, bantuan akan disalurkan melalui masjid-masjid agar target 1.000 penerima tetap terpenuhi. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow