Target Kembali Molor, Bupati Tegal Ischak Maulana Kecewa Jembatan Kalierang Tak Kunjung Rampung

Proyek Jembatan Kalierang di Tegal molor, target Lebaran 2026 tak terpenuhi. Bupati Ischak Maulana kecewa, tegaskan pengerjaan lanjutan harus rampung pertengahan April 2026.

Maret 14, 2026 - 21:30
Target Kembali Molor, Bupati Tegal Ischak Maulana Kecewa Jembatan Kalierang Tak Kunjung Rampung

TEGAL Harapan warga di Kecamatan Bojong dan Jatinegara Kabupaten Tegal untuk kembali menikmati akses penghubung yang layak saat tiba Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tampaknya harus tertunda lama.

Perbaikan Jembatan Kalierang perbatasan Desa yang berada di wilayah Kabupaten Tegal belum menunjukkan perkembangan signifikan, meski sebelumnya ditargetkan dapat digunakan sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Jembatan Kalierang bukan sekadar infrastruktur biasa. Bagi warga di dua kecamatan tersebut, jembatan ini adalah urat nadi aktivitas sehari-hari. 

Melalui jalur inilah para petani membawa hasil panen, pedagang mengangkut barang dagangan, dan pelajar menempuh perjalanan menuju sekolah.

Namun beberapa waktu lalu, jembatan tersebut roboh dan memutus akses utama masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tegal pun bergerak cepat merespons kondisi itu dengan memulai proyek perbaikan agar mobilitas warga bisa segera pulih.

Sayangnya, proses pembangunan tidak berjalan semulus harapan. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pertama ke lokasi proyek Bupati Tegal, Ischak Maulana, sudah menunjukkan raut kekecewaan.

Selain itu, Bupati juga mendapati bahwa pengawasan proyek dinilai belum maksimal. Kondisi tersebut membuat proses pembangunan berjalan lambat, jauh dari target yang telah ditentukan.

CDN Image

Peringatan Bupati itu diharapkan menjadi dorongan agar kontraktor mempercepat pekerjaan. Terlebih, jembatan tersebut memiliki peran vital bagi kehidupan warga masyarakat di dua kecamatan yang selama ini bergantung pada jalur tersebut.

Namun harapan itu belum sepenuhnya terwujud. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, Bupati Ischak kembali melakukan sidak ke lokasi yang sama. 

Alih-alih melihat kemajuan berarti, Ischak Maulana justru kembali mendapati progres proyek yang belum maksimal.

Struktur jembatan yang diharapkan sudah mulai terlihat kokoh bahkan belum nampak kokoh. Besi-besi rangka jembatan yang kelak akan menopang lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki masih belum menunjukkan bentuk yang siap digunakan.

Kondisi ini tentu mengecewakan, apalagi sebelumnya telah ditargetkan bahwa jembatan dapat difungsikan sebelum Idulfitri. 

Momentum tersebut dinilai penting karena pada masa menjelang lebaran biasanya mobilitas masyarakat meningkat tajam.

“Kami sudah mengalihkan ke PT Nusantara Baja Prima untuk pengerjaan lanjutan pada proyek Jembatan Kalierang namun hingga saat ini belum juga maksimal,

Untuk itu kami tegaskan agar usai Hari Raya Idulfitri ini sudah rampung pastinya pertengahan bulan April 2026." ujar Ischak dengan nada lirih, menahan kekecewaan.

Bagi masyarakat sekitar, keterlambatan ini bukan hanya soal proyek yang molor. Tanpa jembatan tersebut, aktivitas menjadi jauh lebih sulit. 

Sebagian warga harus memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh, sementara lainnya terpaksa mencari cara lain untuk menyeberangi sungai.

Situasi ini membuat masyarakat berharap pemerintah dan pihak kontraktor dapat segera mempercepat pengerjaan, sebab kehadiran jembatan baru sangat dinantikan agar aktivitas ekonomi dan sosial kembali berjalan normal.

Bupati juga menekankan pembangunan infrastruktur menyangkut kepentingan masyarakat luas harus menjadi prioritas dan dikerjakan secara serius.

Bagi warga dua Kecamatan Bojong dan Jatinegara, Jembatan Kalierang bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah simbol harapan agar akses kembali terbuka, roda ekonomi kembali berputar, dan kehidupan sehari-hari kembali berjalan seperti semula.

Kini, masyarakat hanya bisa menunggu. Menunggu besi-besi yang masih terbentang itu benar-benar menjelma menjadi jembatan yang kokoh kembali menghubungkan dua wilayah dan juga menghidupkan kembali aktivitas warga di kedua sisi sungai. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow