32 Tahun Mengabdi sebagai Ketua RT, Sutardjo Terharu Terima Kursi Roda dari Pemkab Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi beri kursi roda ke Sutardjo (80), mantan Ketua RT 32 tahun yang stroke. Juga tinjau bedah rumah Sariatun dan Ponijah, serta serahkan kursi roda multifungsi ke Mulyati Ningsih.

Agustus 1, 2026 - 17:00
32 Tahun Mengabdi sebagai Ketua RT, Sutardjo Terharu Terima Kursi Roda dari Pemkab Sidoarjo
SIDOARJO -

Selama 32 tahun, Sutardjo menjadi orang yang paling sering didatangi warga Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Sebagai Ketua RT, pria berusia 80 tahun itu terbiasa membantu mengurus berbagai persoalan masyarakat, mulai dari administrasi hingga kebutuhan sosial warga. Namun, sejak terserang stroke dua tahun lalu, peran itu perlahan berganti. Kini, justru ia yang membutuhkan uluran tangan.

Keterbatasan fisik membuat aktivitas sehari-hari Sutardjo bergantung pada keluarga. Untuk sekadar keluar rumah atau menjalani pengobatan, ia memerlukan bantuan orang lain.

Kondisi itulah yang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memberikan bantuan kursi roda medis saat Bupati Sidoarjo Subandi mengunjungi kediamannya, Sabtu (1/8/2026).

Menerima bantuan tersebut, Sutardjo tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia mengaku kursi roda itu akan sangat membantu menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus mempermudah proses pengobatan.

"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan seluruh pihak yang membantu. Kursi roda ini sangat berguna untuk berobat dan beraktivitas. Saya merasa sangat terbantu," tutur Sutardjo.

Kunjungan ke rumah Sutardjo merupakan bagian dari agenda Pemkab Sidoarjo menyalurkan bantuan alat kesehatan sekaligus meninjau program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga kurang mampu di Kecamatan Prambon.

Dalam kegiatan tersebut, Subandi didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Martha Wara Kusuma, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Suyarno, serta perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo.

Sebelum mendatangi rumah Sutardjo, rombongan lebih dulu meninjau kediaman Sariatun (62), buruh tani asal Desa Kedungsugo. Rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan pada bagian atap akibat kayu penyangga yang mulai lapuk.

Selain memperbaiki atap, pemerintah juga akan membenahi kamar mandi dan toilet agar rumah tersebut memenuhi standar hunian yang sehat.

Masih di desa yang sama, rumah milik Ponijah juga menjadi sasaran program bedah rumah. Renovasi meliputi penggantian atap, pemasangan keramik lantai, hingga perbaikan fasilitas sanitasi.

Bupati Subandi mengatakan, program bedah rumah bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah.

"Mudah-mudahan program bedah rumah ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Atap direnovasi, lantai dipasang keramik, dan sanitasi dibenahi agar rumah menjadi lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditinggali," katanya

Selain memperbaiki rumah warga, Pemkab Sidoarjo juga menyalurkan bantuan alat bantu kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Salah satunya kursi roda multifungsi (3 in 1) yang diberikan kepada Mulyati Ningsih, lansia asal Desa Kajartengguli.

Bupati Subandi menegaskan, kegiatan yang rutin dilakukan setiap akhir pekan itu menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama warga miskin dan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian.

"Kami ingin memastikan pemerintah benar-benar hadir. Karena itu, kami turun langsung melihat kondisi warga, mendengar kebutuhan mereka, lalu memberikan solusi sesuai kemampuan pemerintah daerah. Harapannya, bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar Subandi.

Bagi Sutardjo, perhatian pemerintah memiliki makna yang lebih dalam. Setelah puluhan tahun mengabdikan diri melayani warga sebagai Ketua RT, kini ia merasakan kepedulian yang sama ketika kesehatannya menurun. 

Kursi roda yang diterimanya bukan sekadar alat bantu, melainkan harapan agar ia tetap bisa menjalani hari-hari bersama keluarga dengan lebih mandiri.

"Saya bersyukur masih ada perhatian seperti ini. Semoga semua yang membantu diberi kesehatan dan rezeki yang melimpah," pungkasnya (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow