Diterjang Cuaca Ekstrem, Atap Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang di Kota Batu

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Batu dalam dua hari terakhir memicu sejumlah insiden, mulai dari atap rumah ambruk hingga pohon trembesi setinggi 15 meter tumbang dan menutup akses jalan utama

Februari 24, 2026 - 15:00
Diterjang Cuaca Ekstrem, Atap Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang di Kota Batu

BATU Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Batu dalam dua hari terakhir memicu sejumlah insiden, mulai dari atap rumah ambruk hingga pohon trembesi setinggi 15 meter tumbang dan menutup akses jalan utama.

Berdasarkan laporan resmi Pusdalops BPBD Kota Batu, peristiwa paling berdampak terjadi di Dusun Jeding, Desa Junrejo, kemarin malam. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebagian atap rumah milik warga ambruk. 

Kepala BPBD Kota Batu, Suwoko mengatakan dari kejadian tersebut beberapa ruangan seperti ruang tamu, ruang keluarga, dan kamar mengalami kerusakan dan sementara tidak dapat digunakan. Insiden kedua terjadi Selasa (24/2/2026) dini hari sekitar pukul 03.45 WIB di Jalan Patimura, Kelurahan Temas. 

"Pohon trembesi dengan diameter sekitar satu meter tumbang akibat akar lapuk yang diperparah cuaca ekstrem. Batang pohon menutup badan jalan serta menimpa kabel PJU, jaringan Telkom, dan menyebabkan tiang lampu patah," katanya, Selasa (24/2/2026).

Akibatnya, arus lalu lintas sempat lumpuh sebelum dilakukan evakuasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. 

"Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Batu bersama TNI, Polri, perangkat desa, PLN, relawan, dan warga segera melakukan kaji cepat, koordinasi lintas instansi, pemotongan pohon tumbang, serta pemasangan terpal untuk penanganan darurat," imbuhnya 

Selain penanganan darurat, kami dan petugas gabungan juga melakukan Assessment Awal Rehabilitasi dan Rekonstruksi (A2R2) pasca longsor di Dusun Pagergunung dan Dusun Brau, Desa Gunungsari, sebagai langkah percepatan pemulihan dan mitigasi risiko bencana ke depan.

"Dengan adanya rentetan kejadian tersebut kami menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi. Jauhi tempat-tempat yang berpotensi bencana misal tebing, pohon besar, dan lainnya," tuturnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow