Gubernur Ahmad Luthfi Dorong PTMSI Jateng Rutin Gelar Turnamen untuk Bangkitkan Prestasi Tenis Meja

Gubernur Ahmad Luthfi meminta PTMSI Jawa Tengah rutin menggelar turnamen tenis meja untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, dan menjadikan tenis meja sebagai gaya hidup masyarakat.

Agustus 1, 2026 - 17:31
Gubernur Ahmad Luthfi Dorong PTMSI Jateng Rutin Gelar Turnamen untuk Bangkitkan Prestasi Tenis Meja

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah periode 2026-2030 menggelar kompetisi secara rutin untuk membangkitkan prestasi tenis meja.

Selain menjadi ajang pembinaan atlet, turnamen diharapkan mampu menjadikan tenis meja sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah periode 2026-2030 di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Sabtu (1/8/2026).

Menurutnya, kepengurusan baru perlu menghadirkan berbagai terobosan agar olahraga tenis meja semakin diminati masyarakat sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi.

"Pengurus yang baru harus punya terobosan kreatif. Olahraga sekarang menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Wujudkan tenis meja jadi lifestyle dengan banyak kegiatan. Kalau perlu ada event rutin, libatkan juga bupati dan wali kota," kata Luthfi.

Ia berharap sinergi seluruh pengurus PTMSI di 35 kabupaten/kota mampu menghidupkan kembali prestasi tenis meja Jawa Tengah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/kota harus bersatu untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat. Pemprov Jateng akan memberikan tali asih bagi mereka yang berprestasi," tegasnya.

Harapan tersebut didukung rekam jejak prestasi tenis meja Jawa Tengah. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI tahun 2004, atlet Jateng Yon Mardiyono meraih medali emas nomor tunggal putra dan perunggu beregu putra.

Empat tahun kemudian, pada PON XVII 2008, Jawa Tengah kembali meraih prestasi melalui medali perak beregu putra, perunggu beregu putri, serta perunggu ganda putra yang diraih Yon Mardiyono bersama Ersan Sutanto.

Prestasi Yon Mardiyono juga membawanya memperkuat tim nasional Indonesia pada SEA Games 2005 dan 2007. Dalam ajang tersebut, ia turut menyumbangkan medali perak nomor ganda putra pada 2005 dan perunggu beregu putra pada 2007.

Regenerasi atlet pun mulai terlihat. Pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII tahun 2025, atlet muda Jawa Tengah, Citra Rasmi, berhasil meraih tiga medali emas dari nomor tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.

Besarnya potensi pembinaan juga tercermin dari penyelenggaraan Kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025 yang diikuti 362 atlet dari berbagai klub di Jawa Tengah.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah, Lukas Arry Dwiko Utomo, mengatakan pihaknya berkomitmen membangun tata kelola organisasi yang lebih baik sekaligus memperkuat sistem pembinaan atlet.

"Dibutuhkan kerja sama dari seluruh stakeholder tenis meja untuk mewujudkan ekosistem pembinaan dan kompetisi yang baik," katanya.

Menurut Lukas, penguatan organisasi yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien menjadi langkah awal untuk mengembalikan kejayaan tenis meja Jawa Tengah.

"Kami optimistis dan bertekad meraih prestasi tenis meja Jawa Tengah. Salah satunya dimulai dari penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Target kami pada PON 2028 di NTB, tenis meja bisa menyumbangkan prestasi," ujarnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow