Wujud Keharmonisan, Gerindra Surabaya Bersama Eri Cahyadi Kurban Sapi Jumbo
Gerindra Surabaya menyembelih tujuh ekor sapi dengan total sekitar 7.000 paket daging kurban dibagikan.
SURABAYA - Memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, DPC Partai Gerindra Surabaya mendistribusikan paket daging kurban kepada masyarakat.
Gerindra Surabaya menyembelih tujuh ekor sapi dengan total sekitar 7.000 paket daging kurban dibagikan.
Sapi ini merupakan kurban dari anggota DPRD Kota Surabaya, anggota DPR RI, dan Pemerintah Kota Surabaya. Dimana, untuk kesekian kalinya Wali Kota Surabaya kembali menyumbang satu ekor sapi jenis Limousin seberat sekitar 700 kilogram.
Ketua Gerindra Surabaya, Cahyo Harjo Prakoso mengatakan, kegiatan rutin tahunan ini selain sebagai bentuk ibadah, juga menjadi langkah partai dalam mewujudkan kegotongroyongan antaranggota, kader, pemerintah kota, serta masyarakat.
"Banyak tangan, banyak pihak yang membantu dari teman-teman fraksi Kota Surabaya ada dua ekor sapi, dan secara pribadi tambahan dari Ketua Komisi A ada satu, jadi total ada tiga ekor sapi. Lalu kami pribadi ada satu, dan juga dari anggota DPR RI ada dua ekor sapi, termasuk dari Pemerintah Kota Surabaya, Pak Wali Kota memberikan satu ekor sapi," kata Ketua DPC Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso, Kamis (28/5/2026).
Selain kader, para penerima manfaat merupakan warga umum seperti pengendara becak listrik, tukang ojek online, hingga masyarakat sekitar lingkungan Kantor DPC Partai Gerindra Surabaya.
Cahyo beharap setiap tahun pada momen Idul Adha, Gerindra semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, momen Idul Adha tahun ini sekaligus masuk dalam hari jelang perayaan ulang tahun ke-733 Kota Surabaya pada 31 Mei 2026 mendatang.
Ketua DPC Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso, Kamis (28/5/2026). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Maka sebab itu, Cahyo juga menyampaikan ucapan selamat serta membuka kembali ingatan tentang peran vital Surabaya dalam peradaban Indonesia.
"Kami harap Surabaya sebagai kota terbesar di Indonesia, simpul ekonomi dari Indonesia Timur, gerbang dari Provinsi Jawa Timur, Surabaya harus menjadi miniatur tidak hanya perpolitikan, tetapi juga perkembangan ekonomi dan sosial," ucap Cahyo yang juga merupakan anggota Komisi E DPRD Jatim ini.
Cahyo berharap Pemerintah Kota Surabaya bersama stakeholder komponen terkait, tokoh masyarakat, tokoh keagamaan, dan partai politik untuk terus bergandengan tangan menjaga komitmen yang sama demi menjaga rencana pembangunan kota sebagaimana harapan masyarakat ataupun sesuai RPJMD sebagai blue print pembangunan.
"Tugas kita menyelesaikan setiap indikator-indikator kemajuan kota dan kita bisa memberikan contoh, Surabaya tidak hanya unggul dari sisi kemampuan fiskal, tidak hanya unggul dari sisi program-program kerja yang kreatif dan inovatif, tetapi betul-betul ada dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat di setiap perkampungan yang ada di Kota Surabaya," jelasnya.
Sedangkan terkait pelaksanaan program pemerintah pusat di Kota Surabaya, Cahyo menilai bahwa secara komitmen, pemerintah sudah menjalankan dengan baik.
Tetapi, ia tak memungkiri banyak tantangan dalam pelaksanaan program strategis nasional seperti Sekolah Rakyat, yang hingga hari ini masih dalam proses pembangunan di wilayah Kedung Cowek.
"Kami harap ini segera bisa selesai agar tahun ajaran ini bisa difungsikan," ucapnya.
Kedua, ia juga mendorong peningkatan progress Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi, sehingga gagasan Presiden Prabowo betul-betul mampu dirasakan oleh masyarakat dalam tempo yang cepat.
Ketiga, Cahyo menyoroti serapan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang harus ditingkatkan jumlah penerima manfaatnya, serta upaya menjaga kualitas makanan agar tidak ada lagi problem.
Keempat, ia mendorong pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar benar-benar digencarkan karena ia menilai aktivasinya masih lemah sehingga pemerintah kota harus jemput bola ke masyarakat.
"Kami berharap pemerintah kota terus menggalakkan promosi promotif preventif kepada masyarakat agar semua program yang baik terlaksana secara holistik dan betul-betul memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Surabaya," ucapnya.
Sebagai ujung harapan, Cahyo memanjatkan doa agar Surabaya makin maju, berkeadilan, inklusif, dan menjadi kota global yang sesungguhnya. (*)
Apa Reaksi Anda?