Viral 'Batman Meksiko', Vigilante yang Hukum Terduga Pencuri Motor dengan Diikat di Tiang

Seorang vigilante berjuluk "Batman" di Lagos de Moreno, Meksiko, viral setelah mengikat sejumlah terduga pencuri motor di tiang lampu. Polisi kini memburu pelaku dan menyelidiki rangkaian aksi tersebu

Juli 1, 2026 - 13:54
Viral 'Batman Meksiko', Vigilante yang Hukum Terduga Pencuri Motor dengan Diikat di Tiang

JAKARTA - Seorang pelaku misterius yang dijuluki "Batman dari Lagos de Moreno" menjadi perbincangan di Meksiko setelah diduga melakukan aksi main hakim sendiri terhadap sejumlah pria yang dituduh mencuri sepeda motor. Aksi tersebut kini tengah diselidiki aparat kepolisian setempat.

Julukan "Batman" muncul karena pelaku dianggap bertindak layaknya tokoh pahlawan fiksi yang menegakkan keadilan di luar jalur penegakan hukum. Namun, berbeda dengan karakter tersebut, aparat Meksiko menegaskan tindakan yang dilakukan tetap merupakan dugaan tindak pidana.

Dalam kurun sekitar 10 hari sejak pertengahan Juni, sedikitnya lima pria ditemukan terikat di tiang lampu di berbagai lokasi di Kota Lagos de Moreno, Negara Bagian Jalisco, sekitar 400 kilometer di barat laut Mexico City.

Seluruh korban ditemukan dalam kondisi tangan dan tubuh dililit lakban berwarna abu-abu, sementara sebagian mulut mereka juga ditutup lakban. Beberapa di antaranya mengalami luka akibat dugaan penganiayaan, bahkan seorang korban ditemukan dengan kondisi penuh memar dan berlumuran darah.

Dua korban diketahui masih berusia 18 tahun. Seluruhnya kemudian dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis setelah ditemukan warga dan aparat.

Pihak kepolisian menyatakan kelima pria tersebut diperlakukan sebagai korban penganiayaan, sementara penyelidikan terhadap pelaku maupun motif aksi masih terus berlangsung.

Sekretaris Keamanan Negara Bagian Jalisco, Juan Pablo Hernández, mengatakan seluruh kejadian memiliki pola yang hampir identik sehingga diduga dilakukan oleh orang atau kelompok yang sama.

Selain mengikat para korban di ruang publik, pelaku juga meninggalkan ciri khas berupa gambar kumis dan kumis kucing yang digambar menggunakan spidol permanen di wajah korban.

Di dahi sebagian korban juga tertulis kata "ratero", istilah dalam bahasa Spanyol yang berarti "pencuri". Tak hanya itu, pelaku meninggalkan papan karton berisi tuduhan bahwa para korban merupakan pencuri sepeda motor.

Sepeda motor yang diduga hasil curian juga ditinggalkan di dekat lokasi sehingga dapat diamankan polisi.

Kantor Kejaksaan Jalisco kini menyelidiki kemungkinan keterlibatan lebih dari satu orang dalam rangkaian aksi tersebut. Aparat juga telah mengidentifikasi dua kendaraan yang diduga digunakan pelaku, meski hingga kini belum ada penangkapan.

Sejumlah media lokal menyebut sedikitnya dua orang bersenjata diduga berada di balik aksi vigilante tersebut.

Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya kasus pencurian sepeda motor di Lagos de Moreno. Wilayah tersebut juga dikenal menghadapi persoalan keamanan akibat konflik antarkartel narkoba, penculikan, dan tingginya tingkat kriminalitas.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah komunitas di Meksiko memang membentuk kelompok swadaya untuk menjaga keamanan lingkungan karena rendahnya kepercayaan terhadap kemampuan aparat dalam menekan kejahatan. Namun, pemerintah tetap menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan dan seluruh dugaan tindak pidana harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Hingga kini, identitas sosok yang dijuluki "Batman Meksiko" masih menjadi misteri, sementara aparat terus melakukan perburuan terhadap pelaku di balik aksi yang menyita perhatian publik tersebut. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow