UB Bangun Sistem Informasi Ternak Terpadu untuk Desa Dawuhan Malang

Universitas Brawijaya (UB) mengembangkan sistem informasi berbasis web untuk mendukung kelompok peternakan di Desa Dawuhan, Poncokusumo, Malang.

Agustus 24, 2024 - 21:00
UB Bangun Sistem Informasi Ternak Terpadu untuk Desa Dawuhan Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) Malang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) mengembangkan Sistem Informasi Profil Kelompok Peternakan Terpadu Berbasis Web di Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Nurul Hidayat, S.Pd., M.Sc. selaku ketua pelaksana dengan anggota, Dr. Arief Andy Soebroto, ST., M.Kom., Rizal Setya Perdana, S.Kom., M.Kom., Ph.D. Ir. Indriati, S.T., M.Kom.

Menurut Dr. Arief Andy Soebroto, ST., M.Kom., proyek ini telah berjalan sejak Juli 2024 dengan tujuan utama meningkatkan efisiensi manajemen peternakan dan mendukung pengembangan sektor peternakan di desa tersebut. 

"Dengan sistem berbasis web, informasi terkait kelompok peternakan dapat dikelola dengan lebih terstruktur, mulai dari jumlah ternak, jenis ternak, lokasi peternakan, hingga produktivitasnya," jelas Aan, sapaan akrab Dr. Arief Andy Soebroto, ST., M.Kom, ini. 

Transformasi Digital untuk Peternakan Desa

Desa Dawuhan sebelumnya dikategorikan sebagai Desa Tertinggal, namun kini mulai berkembang dengan berbagai program pemberdayaan, salah satunya melalui sistem informasi ini. Desa ini terletak di koordinat 8° 5'28.60"S dan 112°46'7.60"T, dengan ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut dan luas wilayah mencapai 36,282 km².

Sistem ini memungkinkan distribusi peternak dan ternak di wilayah Dawuhan dapat dipetakan secara lebih akurat. Dengan data yang terpusat, pemerintah desa dan peternak dapat dengan mudah mengidentifikasi kebutuhan serta merancang strategi pengembangan.

Manfaat Sistem Informasi Profil Kelompok Peternakan

Sistem informasi yang dikembangkan UB ini memiliki berbagai manfaat. Di antaranya, manajemen data yang lebih akurat, mencatat jumlah dan jenis ternak yang dimiliki setiap kelompok peternakan.

Lalu, memonitor lokasi dan sebaran peternak di desa, juga pengelolaan sumber daya yang efektif. Juga, memudahkan dalam perencanaan pakan dan kebutuhan peternakan, dan optimalisasi sumber daya yang tersedia di desa.

Ada pula fungsi pemantauan kesehatan ternak. Sistem ini menyangkut data kesehatan ternak dapat terpantau lebih baik. Identifikasi dini terhadap penyakit yang bisa menyerang ternak.

Ada juga optimalisasi distribusi dan pemasaran. Fungsi ini untuk empermudah distribusi hasil peternakan ke pasar, mendukung pemasaran produk peternakan berbasis data digital.

"Dengan sistem ini, kelompok peternakan di Desa Dawuhan diharapkan dapat berkembang lebih pesat dan berdaya saing tinggi," tambah dosen FILKOM UB ini.

Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Integrated Farming

Pendekatan yang digunakan dalam sistem ini adalah Integrated Farming, yaitu sistem pertanian dan peternakan yang terintegrasi untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan. Data yang terintegrasi memungkinkan kolaborasi antara peternak dengan sektor lain. Seperti data pertanian dan perikanan, dalam satu ekosistem yang lebih efisien.

Keberadaan sistem informasi ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di pedesaan. Jika berhasil, model ini dapat diterapkan di desa-desa lain yang memiliki potensi peternakan serupa.

Pengembangan Sistem Informasi Profil Kelompok Peternakan Terpadu Berbasis Web di Desa Dawuhan, Ponokusumo, Kabupaten Malang, oleh Universitas Brawijaya merupakan langkah maju dalam mendigitalisasi sektor peternakan di Indonesia. 

Dengan data yang lebih terstruktur dan sistem yang mudah diakses, peternak dapat mengelola ternaknya dengan lebih efisien, meningkatkan produktivitas, serta memperluas jangkauan pasar.

Program ini bukan hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga strategi pemberdayaan masyarakat yang dapat mendorong Desa Dawuhan menjadi desa peternakan yang maju dan mandiri di masa depan. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow