TIMES Indonesia Kenalkan Jurnalisme Positif dalam Kunjungan BI Wilayah Kalimantan

TIMES Indonesia, BI Kalimantan, Jurnalisme Positif, Yatimul Ainun, Dikky Prayudi, media digital,

Mei 7, 2026 - 12:01
TIMES Indonesia Kenalkan Jurnalisme Positif dalam Kunjungan BI Wilayah Kalimantan

MALANG - Upaya mempererat silaturahmi sekaligus bertukar pengetahuan menjadi fokus utama kunjungan tim Bank Indonesia (BI) wilayah Kalimantan ke kantor TIMES Indonesia, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran TIMES Indonesia, pimpinan Bank Indonesia wilayah Kalimantan, akademisi, serta rekan media dari berbagai daerah di Kalimantan.

Pemimpin Redaksi TIMES Indonesia, Yatimul Ainun, memaparkan urgensi jurnalisme positif di tengah era digital dan derasnya arus informasi saat ini. Menurutnya, media modern tidak lagi sekadar mengejar lalu lintas pembaca (traffic audience), tetapi membangun kepercayaan publik (trust).

“Dulu mungkin media berfokus pada traffic pembaca, tetapi saat ini yang dibangun adalah trust,” ujarnya dalam sambutan.

Kunjungan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan - 2

Selain membangun kepercayaan, media juga perlu memperkuat kolaborasi dan jejaring. Audiens, menurut Ainun, tidak lagi diposisikan hanya sebagai pembaca, melainkan bagian dari ekosistem media itu sendiri.

“Kalau di dunia sepak bola, audiens harus kita anggap sebagai supporter. Kalau tidak ada supporter, ya tidak jalan,” tambahnya.

Ia menilai media saat ini perlu menghadirkan konten mendalam, bukan sekadar informasi seremonial. Publik dinilai membutuhkan informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga berbasis data dan memiliki nilai konstruktif.

Melalui pendekatan Jurnalisme Positif, TIMES Indonesia disebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya melalui produk inovasi E-Koran yang telah memiliki pelanggan setia hingga 100 ribu pengguna.

Selain itu, TIMES Indonesia juga mengembangkan Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) berbasis Human-Centered Design (HCD) yang dirancang inklusif untuk seluruh kalangan masyarakat.

Menurut Ainun, inovasi semacam itu menjadi langkah penting yang perlu terus dikembangkan media arus utama di tengah perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat.

“Jurnalisme positif harus terus dikembangkan untuk memberikan informasi konstruktif kepada publik,” pungkasnya.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan, Dikky Prayudi, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan ruang kolaborasi yang dibangun TIMES Indonesia.

Kunjungan Bank Indonesia Wilayah Kalimantan - 1

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi sarana belajar bagi media di Kalimantan, terutama dalam mengelola komunikasi publik, menjaga ekspektasi masyarakat, hingga mengembangkan program-program inspiratif.

“Di sini kami belajar bagaimana menjalankan komunikasi, mengelola ekspektasi masyarakat, dan belajar terkait program-program TIMES Indonesia yang dapat menginspirasi teman-teman media di Kalimantan,” ujarnya.

Dikky juga berharap kolaborasi antara media, akademisi, dan institusi publik dapat terus diperkuat guna memperluas jejaring serta menghadirkan komunikasi publik yang sehat dan konstruktif. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow