BAZNAS dan UIN Walisongo Luncurkan Balai Ternak Danawarih, Bupati Tegal Beri Apresiasi

Balai Ternak menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya para peternak kecil di pedesaan.

Mei 21, 2026 - 18:31
BAZNAS dan UIN Walisongo Luncurkan Balai Ternak Danawarih, Bupati Tegal Beri Apresiasi

TEGAL - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menunjukkan komitmen dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program produktif berbasis desa di Kabupaten Tegal.

Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, BAZNAS Kabupaten Tegal resmi meluncurkan balai ternak binaan di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Kamis (21/5/2026).

Peresmian balai ternak Desa Danawarih Kecamatan Balapulang menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya para peternak kecil di pedesaan. 

Program ini tak hanya berfokus pada pemberian bantuan ternak, tetapi juga menitikberatkan pada pembinaan usaha, penguatan kelembagaan kelompok ternak, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan peternakan modern dan berkelanjutan.

Acara peresmian berlangsung meriah dan dihadiri Bupati Ischak Maulana Rohman, jajaran Forkopimda, pengurus BAZNAS Tegal, perangkat Desa Danawarih, tokoh masyarakat, hingga kelompok peternak penerima manfaat program.

Dalam sambutannya, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan apresiasi terhadap inovasi dan langkah pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Tegal bersama UIN Walisongo Semarang. 

Menurutnya, program balai ternak merupakan bentuk kolaborasi yang sangat dibutuhkan masyarakat desa mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya BAZNAS Kabupaten Tegal juga telah meresmikan balai ternak di wilayah Suniarsih. Kini program serupa diperluas ke Desa Danawarih sebagai bentuk pemerataan pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tegal berharap inovasi ini terus berjalan sehingga dapat hadir di setiap desa dan membantu kemajuan perekonomian masyarakat,” ujar Ischak.

Menurutnya, sektor peternakan masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kabupaten Tegal.

Dengan dukungan pendampingan yang tepat, masyarakat desa diyakini akan mampu mengembangkan usaha peternakan yang produktif dan berdaya saing.

Idy Muzayyad, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan menjelaskan bahwa program balai ternak binaan merupakan bagian dari pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah kegiatan produktif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, konsep balai ternak tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan ternak semata.

Program tersebut dirancang sebagai model pemberdayaan berkelanjutan melibatkan pendampingan intensif kelompok peternak agar mampu mandiri secara ekonomi.

“Balai ternak ini bukan hanya bantuan ternak, tetapi juga pembinaan agar masyarakat mampu mengelola usaha peternakan secara profesional dan berkelanjutan,” katanya.

Desa Danawarih dipilih sebagai pengembangan karena dinilai memiliki potensi peternakan yang cukup besar serta dukungan masyarakat yang aktif dalam berbagai kegiatan pemberdayaan desa. 

Selain itu, keberadaan kelompok peternak yang telah terbentuk sebelumnya menjadi modal penting dalam pengembangan program tersebut.

Melalui program ini, BAZNAS berharap bisa menciptakan pusat peternakan produktif yang tak hanya meningkatkan pendapatan warga, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru di lingkungan sekitar.

Balai ternak tersebut nantinya juga difungsikan sebagai pusat pelatihan dan edukasi bagi masyarakat.

Para peternak akan mendapatkan pembelajaran mengenai manajemen usaha ternak, peningkatan kualitas produksi, kesehatan hewan, hingga strategi pemasaran hasil peternakan.

Kerja sama dengan UIN Walisongo Semarang diharapkan mampu memperkuat aspek pendampingan akademik dan pengembangan sumber daya manusia masyarakat desa. 

Dikatakan oleh Prof. Mukhsin Jamil, Keterlibatan perguruan tinggi UIN Walisongo Semarang dinilai penting agar program pemberdayaan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui sinergi antara lembaga zakat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa, program balai ternak binaan diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tegal. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow