Sudah Lama Rusak, Jalan Kabupaten di Pondok Tremas Pacitan Baru Disentuh Jelang Kedatangan Gibran

Perbaikan tambal-sulam jalan rusak menuju Pondok Tremas Pacitan dikebut jelang kunjungan Wapres Gibran. Warga dan kades minta perbaikan total, bukan sekadar perbaikan sementara.

April 28, 2026 - 19:10
Sudah Lama Rusak, Jalan Kabupaten di Pondok Tremas Pacitan Baru Disentuh Jelang Kedatangan Gibran

PACITAN - Ruas jalan kabupaten menuju Pondok Tremas Pacitan yang sudah lama rusak, sebagian hanya diperbaiki dengan cara tambal-sulam non-permanen menjelang kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Orang nomor dua RI itu dijadwalkan datang pada Kamis (30/4/2026) mendatang.

Pantauan di lapangan, metode yang digunakan masih sebatas tambal sulam. 

Material batu koral dan aspal dituang untuk menutup lubang, kemudian diratakan agar kendaraan bisa melintas lebih aman. 

Salah satu titik yang dikerjakan berada di tikungan depan Gedung Aba Aitam. Jalan ini sebelumnya rusak parah dan sempat bikin was-was pengendara.

Pekerja tampak menurunkan material dari truk, lalu menutup bagian jalan yang sebelumnya dikeluhkan warga. 

Aktivitas serupa juga terlihat di beberapa ruas lain yang kondisinya rusak, seperti depan kampus Ma'had Aly At-Tarmasi.

Kepala Desa Tremas, Nur Hadi, menyebut perbaikan yang dilakukan saat ini belum bersifat permanen. 

Pondok Tremas Pacitan 2

Menurut dia, penanganan awal dilakukan bersama warga sebelum dilanjutkan oleh dinas terkait.

“Tadi pagi kami kerja bakti dengan warga. Lalu ditelepon PU, katanya baru tambal-tambalan, belum permanen,” ujarnya kepada TIMES Indonesia, Selasa (28/4/2026).

Selama pengerjaan, arus lalu lintas sempat dialihkan melalui jalur alternatif Dusun Tanjung.  

Namun lantaran tidak ada papan pemberitahuan, kendaraan nekat melintas di tengah pekerjaan.

Selain penambalan, dilakukan pula perataan permukaan jalan. Namun, hasilnya diperkirakan belum akan bertahan lama karena sifat perbaikan masih sementara.

Nur Hadi berharap ada tindak lanjut berupa perbaikan menyeluruh. Ia menilai kondisi jalan di wilayahnya sudah lama rusak dan membutuhkan penanganan permanen.

“Kalau bisa setelah ini dilanjutkan perbaikan total, jangan hanya tambal sulam,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah desa sebelumnya telah mengirim surat permohonan perbaikan permanen kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan pada bulan Ramadan lalu.

“Surat sudah kami kirim puasa lalu, katanya sudah di-acc Sekda Pacitan,” pungkasnya.

Hingga kini belum ada kepastian realisasi perbaikan permanen tersebut. 

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kadis PUPR Pacitan, Suparlan belum memberikan jawaban. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow