Semarak Ramadan, MTs Almaarif 01 Singosari Gelar Tadarus Keliling, Wali Murid Antusias jadi Tuan Rumah
Bulan suci Ramadan 1447 H dimanfaatkan secara maksimal oleh MTs Almaarif 01 Singosari untuk memperkuat pembinaan aspek religius siswa.
MALANG Bulan suci Ramadan 1447 H dimanfaatkan secara maksimal oleh MTs Almaarif 01 Singosari untuk memperkuat pembinaan aspek religius siswa. Salah satu program unggulan yang digelar tahun ini adalah tadarus keliling (darling) yang dilaksanakan di rumah para siswa dan wali murid. Program ini mendapat sambutan sangat positif dari para wali murid. Hal tersebut terlihat dari tingginya minat orang tua yang mendaftarkan rumahnya untuk menjadi tuan rumah kegiatan tadarus keliling. Namun karena keterbatasan waktu pelaksanaan dan pengaturan agenda madrasah, panitia hanya dapat membuka 13 majelis tadarus keliling selama Ramadan 1447 H ini.
Setiap majelis diikuti 15 siswa dan empat guru pendamping. Kegiatan dimulai pada pukul 16.00 WIB dengan rangkaian agenda yang tertatadengan baik. Acara diawali dengan pembacaan tawasul, dilanjutkan dengan tadarus Alquran secara kolektif untuk mengkhatamkan 30 juz, kemudian ditutup dengan istighosah dan tahlil. Suasana kebersamaan semakin terasa saat kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama antara siswa, guru, dan keluarga tuan rumah. Sejumlah wali murid yang menjadi tuan rumah menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Mereka menilai kegiatan tadarus keliling tidak hanya mempererat hubungan antara madrasah dan keluarga siswa, tetapi juga menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hidup di lingkungan masyarakat.
“Anak-anak jadi lebih semangat membaca Alquran, sekaligus bisa merasakan kebersamaan dengan teman-temannya di rumah warga,” ujar salah satu wali murid. Pihak madrasah menilai antusiasme masyarakat tersebut menjadi indikator keberhasilan program pembinaan membaca Alquran yang selama ini dijalankan di MTs Almaarif 01 Singosari. Selain memperkuat kemampuan membaca Alquran para siswa, kegiatan tadarus keliling juga menjadi media syiar Islam yang melibatkan para siswa secara langsung di tengah masyarakat. Melalui program ini, madrasah berharap nilai-nilai spiritual Ramadan tidak hanya dirasakan di lingkungan madrasah saja, tetapi juga menyebar ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. (*)
Apa Reaksi Anda?