Seluruh Koper Terangkut Bus, Jemaah Haji Diingatkan Agar Tak Banyak Belanja
Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah memerlukan kolaborasi dan koordinasi semua pihak baik jemaah, petugas haji hingga pihak yang mengangkut dan mengatur koper jemaah di bagasi
MADINAH - Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah memerlukan kolaborasi dan koordinasi semua pihak baik jemaah, petugas haji hingga pihak yang mengangkut dan mengatur koper jemaah di bagasi bus.
Seperti halnya di Sektor 2 Madinah, kolaborasi dan koordinasi yang berjalan baik membuat proses pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah berjalan lancar termasuk tidak ada koper yang tertinggal atau terpisah dari bus jemaah.
“Alhamdulillah untuk koper besar maupun koper kecil semuanya masuk ke dalam bus. Tidak ada yang tertinggal,” ucap Kepala Sektor 2 Madinah Iskandar Mahyudin dalam keterangan persnya di Maysan Al Harithia Hotel Madinah dikutip pada Minggu (3/5/2026).
Iskandar menjelaskan, setiap kegiatan pergerakan dari Madinah ke Makkah pihaknya berkoordinasi dengan semua pihak termasuk antisipasi atas kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
“kita koordinasi. Setiap kepergian pendorongan, syarikah dan kita itu duduk bersama. Kita bicarakan kemungkinan yang akan terjadi, itu segera kita antisipasi,” jelasnya.
Selain berkoordinasi dengan syarikah, Iskandar bersama tim dari sektor 2 Madinah juga berkoordinasi dengan Ketua Kloter agar proses pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah berjalan lancar.
“Sebelum keberangkatan kita undang seluruh ketua kloter. Kita jelaskan SOP daripada pendorongan ini termasuk tas jemaah dan jam berapa jemaah harus masuk sehingga koordinasi akan memudahkan kita dalam pelaksanaan pendorongan,” ungkapnya.
Terakhir, ia mengimbau agar jemaah haji Indonesia yang akan segera ke Makkah supaya dapat menahan diri dari belanja supaya barang bawaannya dapat terangkut semua melalui bus dan tidak ada kendala di maskapai nantinya.
“Kita imbau kepada semua jemaah agar jangan terlalu banyak untuk berbelanja dahulu. Karena dikhawatirkan nanti tasnya akan melebihi kapasitas yang ada disiapkan oleh maskapai,” tandasnya. (*)
Apa Reaksi Anda?