Relawan Pajak FEB UNISMA Dukung Implementasi Coretax Melalui Pendampingan Pelaporan SPT Tahunan
Relawan Pajak Tax Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali berpartisipasi dalam Program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) Tahun 2026.
MALANG - Relawan Pajak Tax Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali berpartisipasi dalam Program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) Tahun 2026.
Program ini merupakan bentuk kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan perguruan tinggi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung dalam mendukung pelayanan perpajakan kepada masyarakat.
Pendayagunaan Relawan Pajak Tahun 2026 di Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Bangil resmi dilaksanakan pada periode Januari hingga Mei 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan program tahun ini menjadi momen penting karena bertepatan dengan implementasi Coretax dalam pelayanan dan pelaporan perpajakan.
Kehadiran sistem baru tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi relawan untuk membantu wajib pajak beradaptasi dengan transformasi digital perpajakan.
Sebelum melaksanakan tugas di lapangan, para relawan terlebih dahulu mengikuti serangkaian pembekalan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak, KP2KP Bangil, dan Tax Center FEB Unisma. Pembekalan tersebut meliputi pemahaman dasar perpajakan dan etika pelayanan kepada Wajib Pajak.
Selain itu, kami juga melakukan simulasi pengisian SPT di coretax yang dipandu langsung oleh kanwil dan pegawai pajak yang berpengalaman. Pembekalan ini menjadi bekal penting sebelum menghadapi situasi lapangan secara langsung.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Relawan Pajak FEB Unisma yang bertugas di KP2KP Bangil terdiri dari mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Manajemen yang telah lolos proses seleksi dan pelatihan.
Selama masa pendayagunaan, para relawan berperan aktif dalam membantu pelayanan perpajakan kepada masyarakat, khususnya pada periode pelaporan SPT Tahunan yang menjadi salah satu masa pelayanan tersibuk.
Berbagai kegiatan dilaksanakan oleh para relawan, di antaranya pendampingan pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi dan pelaku UMKM, bantuan pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sosialisasi penggunaan Coretax, serta dukungan administrasi pelayanan perpajakan.
Melalui pendampingan tersebut, wajib pajak memperoleh bantuan secara langsung dalam memenuhi kewajiban perpajakannya serta memahami tata cara penggunaan sistem yang baru diterapkan.
Selain memberikan pelayanan di kantor, Relawan Pajak FEB Unisma juga terlibat dalam kegiatan sosialisasi perpajakan yang dilaksanakan di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban perpajakan sekaligus memberikan edukasi terkait implementasi Coretax. Sosialisasi tersebut menjadi sarana penting dalam menjembatani informasi perpajakan kepada masyarakat secara lebih luas.
Selama periode pendayagunaan, relawan berhasil mendampingi ribuan wajib pajak dalam pelaporan SPT Tahunan dan berbagai layanan perpajakan lainnya. Kehadiran relawan membantu mempercepat proses pelayanan, mengurangi kendala yang dihadapi wajib pajak, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan Coretax dalam administrasi perpajakan.
Pendampingan yang diberikan secara langsung juga memberikan dampak positif terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak. Melalui edukasi dan asistensi yang berkelanjutan, masyarakat menjadi lebih memahami hak dan kewajiban perpajakannya sehingga pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan dengan lebih mudah, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Secara keseluruhan, kegiatan Relawan Pajak Tahun ini di KP2KP Bangil berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi berbagai pihak. Program ini tidak hanya mendukung optimalisasi pelayanan perpajakan dan implementasi Coretax, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, profesionalisme, dan pengalaman di bidang perpajakan.
Diharapkan, program Relawan Pajak untuk Negeri dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Melalui sinergi antara Direktorat Jenderal Pajak, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan kesadaran serta kepatuhan perpajakan dapat terus meningkat demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id
Apa Reaksi Anda?