Dosen Unipma Ciptakan Lagu “Stasiun Madiun” dan Resmi Jadi Identitas Penyambutan Penumpang
Stasiun KA Madiun kini memiliki identitas baru dalam menyambut kedatangan kereta api. Lagu berjudul “Stasiun Madiun” karya dosen Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun), Hartini, S.Sn., M.Pd., resmi d
MADIUN - Stasiun KA Madiun kini memiliki identitas baru dalam menyambut kedatangan kereta api. Lagu berjudul “Stasiun Madiun” karya dosen Unipma Madiun (Universitas PGRI Madiun), Hartini, S.Sn., M.Pd., resmi digunakan sebagai lagu penyambutan penumpang di stasiun tersebut.
Peresmian penggunaan lagu digelar di Stasiun Madiun, Kamis (18/6/2026), dengan dihadiri jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun, pimpinan Unipma Madiun, serta sejumlah pemangku kepentingan daerah.
Peluncuran lagu tersebut menjadi bagian dari upaya PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan bagi pelanggan sekaligus memperkuat karakter dan citra Stasiun KA Madiun sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah Jawa Timur.
Acara peresmian dihadiri Deputy Daop 7 Madiun Alam Prasetyo, jajaran manajemen Daop 7 Madiun, Rektor Unipma Dr. Supri Wahyudi Utomo, M.Pd., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unipma Dr. Muh. Waskito Ardhi, S.Pd., M.Pd., Wakil Dekan Edy Suprapto, S.Si., M.Pd., Sekretaris Program Studi PGSD Raras Setyo Retno, S.P., M.Pd., perwakilan Disbudparpora Kota Madiun Slamet, serta Hartini sebagai pencipta lagu.
Hartini menjelaskan bahwa lagu tersebut lahir dari kolaborasinya bersama sang suami, Uyung. Sementara proses aransemen musik dan rekaman dikerjakan oleh Adrin dari Musik Cipta. Selain menciptakan lagu, Hartini juga menjadi penyanyi yang membawakan karya tersebut.
“Saya bersyukur mendapatkan kepercayaan dari KAI Daop 7 Madiun. Semoga lagu ini dapat menjadi ciri khas Stasiun Madiun sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelanggan dan pengunjung,” ujar Hartini.
Menurutnya, setiap bait dalam lagu “Stasiun Madiun” memuat pesan yang menggambarkan identitas Kota Madiun sebagai Kota Pendekar yang nyaman untuk dikunjungi. Lirik lagu juga mengangkat nilai pelayanan ramah dan sigap di Stasiun Madiun, serta menggambarkan perjalanan kereta api yang menyimpan cerita berbeda bagi setiap penumpang.
Selain itu, lagu tersebut menegaskan peran kereta api sebagai moda transportasi yang cepat, nyaman, dan menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kehadiran lagu tersebut merupakan bentuk inovasi pelayanan yang mengedepankan sentuhan budaya lokal dan kreativitas masyarakat.
Lagu ‘Stasiun Madiun" tidak hanya berfungsi sebagai penanda kedatangan kereta api, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap karya kreatif putra daerah yang mampu menghadirkan suasana stasiun yang lebih nyaman dan membanggakan. Kami berharap pelanggan dapat merasakan pengalaman perjalanan yang lebih hangat dan berkesan,” katanya.
Sementara itu, Deputy Daop 7 Madiun Alam Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada Hartini dan Uyung atas kontribusi mereka dalam menciptakan identitas baru bagi Stasiun KA Madiun. Ia berharap lagu tersebut mampu menciptakan atmosfer yang lebih ramah, nyaman, dan meninggalkan kesan positif bagi pelanggan maupun masyarakat yang beraktivitas di kawasan stasiun. (*)
Apa Reaksi Anda?