Ratusan Masyarakat Antusias Ikuti Program Mudik Gratis Bareng Bamboe Indonesia

Ratusan warga mengikuti Mudik Gratis Bareng Bamboe Indonesia. Mereka akan mudik ke sejumlah daerah di Jawa.

Maret 14, 2026 - 12:00
Ratusan Masyarakat Antusias Ikuti Program Mudik Gratis Bareng Bamboe Indonesia

SURABAYA Antusiasme menyambut Lebaran begitu kental terasa ketika ratusan masyarakat memadati halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu (14/3/2026) pagi. Mereka menunggu waktu pemberangkatan bus dalam acara Mudik Gratis Bareng Bamboe Indonesia.

Tujuan rute mudik gratis melewati 15 daerah di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah. Yaitu Kertosono, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, Madiun, Magetan, Solo, Klaten, Yogyakarta, Rembang, Kudus, Tuban, Pekalongan, dan Semarang.

Total disediakan 6 armada bus dengan 250 peserta. Rute terakhir meliputi Trenggalek, Semarang, dan Yogyakarta.

Direktur Utama PT Bamboe Indonesia, Dr. KH. Muhammad Zakki mengungkapkan bahwa agenda mudik gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan PT Bamboe Indonesia bagi masyarakat.

CDN Image

Prosesi pemberangkatan peserta Mudik Gratis Bareng Bamboe Indonesia di halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Sabtu (14/3/2026).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Ini adalah kepedulian dari PT Bamboe Indonesia untuk punya empati terhadap saudara-saudara kita, membantu meringankan pada saat mereka mau mudik," terangnya di sela prosesi pemberangkatan armada.

Di sisi lain, kata Dr Zakki, PT Bamboe Indonesia sebagai pihak swasta ingin mendukung upaya pemerintah dalam menyukseskan kelancaran mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

Dr Zakki menambahkan, bahwa pelaksanaan mudik gratis terhitung diselenggarakan lebih awal karena bertepatan dengan momentum malam ganjil Ramadan atau periode malam Lailatul Qadar.

CDN Image

"Saya pikir banyak saudara kita yang menjelang liburan Idul Fitri, ada yang lebih libur. Makanya, kita menggarap sisi yang belum disentuh oleh pihak lain. Maka, PT Bamboe Indonesia masuk di situ. Kalau bersamaan di akhir, akan terjadi overload di situ. Maka kita ambil hari ini," ucapnya seraya berharap tahun ke depan bakal terselenggara lagi kegiatan serupa. 

Salah satu peserta, Bapak Sujarno, mengatakan sangat terbantu dengan program ini. Apalagi dilakukan lebih awal. Karena, sejumlah agenda mudik gratis biasanya dilakukan H-5 Lebaran.

"Sebagai pekerja kuli serabutan, saya sudah stop di lapangan terakhir awal minggu ini. Jadi, ketika ada info mudik gratis langsung saya manfaatkan," kata Sujarno yang mudik dengan tujuan Trenggalek tersebut.

Mudik sendiri merupakan tradisi pulang kampung asal yang terus dilestarikan sebagai bentuk menjaga silaturahmi dengan sanak saudara di tanah kelahiran. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow