Bus Trans Jateng Buka Koridor Baru Gelangmanggung pada 2027, Hubungkan Temanggung-Magelang

Pemprov Jawa Tengah akan membuka koridor baru Trans Jateng Gelangmanggung pada 2027 yang menghubungkan Temanggung, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang dengan 14 armada bus.

Juni 4, 2026 - 07:31
Bus Trans Jateng Buka Koridor Baru Gelangmanggung pada 2027, Hubungkan Temanggung-Magelang

TEMANGGUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) berencana menambah satu koridor baru layanan Bus Trans Jateng pada 2027. Koridor tersebut akan melayani kawasan aglomerasi Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Temanggung atau yang dikenal dengan sebutan Gelangmanggung.

Rencana pengoperasian koridor baru itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kota Magelang, dan Pemerintah Kabupaten Temanggung di Pendopo Kabupaten Temanggung, Rabu (3/6/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Magelang Grengseng Pamuji, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, dan Bupati Temanggung Agus Setyawan.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arief Djatmiko menjelaskan, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen yang telah dibangun sejak Januari 2026 untuk memperkuat integrasi layanan transportasi antardaerah.

"Kesepakatan bersama ini untuk mengetahui peran masing-masing," ujar Arief.

Melalui kerja sama tersebut, para pihak akan melakukan sinkronisasi program, dukungan pembiayaan, pengembangan layanan transportasi yang terintegrasi dengan angkutan pengumpan (feeder), hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung sesuai kewenangan masing-masing.

Koridor baru Trans Jateng ini direncanakan melayani rute Temanggung–Kota Magelang–Kabupaten Magelang pulang-pergi dengan dukungan 14 armada bus. Layanan akan beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 19.00 WIB dengan headway atau jarak kedatangan bus sekitar 15–20 menit.

Jika sesuai rencana, layanan tersebut mulai beroperasi pada Agustus 2027.

Menurut Arief, hadirnya koridor Gelangmanggung akan memperkuat konektivitas transportasi di kawasan tersebut sekaligus menghidupkan kembali sistem transportasi terintegrasi yang terhubung dengan jaringan transportasi regional maupun nasional.

Saat ini, wilayah Magelang telah dilayani koridor Trans Jateng Magelang–Purworejo yang terkoneksi dengan layanan kereta api. Kehadiran koridor baru diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat dan mendorong integrasi transportasi lokal.

"Kabupaten dan Kota Magelang punya angkutan sekolah gratis, ini akan kami integrasikan dengan Trans Jateng. Rute ke tempat wisata juga akan diintegrasikan," jelasnya.

Hingga kini, layanan Trans Jateng telah beroperasi di tujuh koridor dengan total 115 armada bus yang melayani empat wilayah pengembangan, yakni Kedungsepur, Solo Raya, Banyumas Raya, serta Purworejo-Magelang.

Penambahan koridor Gelangmanggung diharapkan semakin memperluas akses transportasi publik yang aman, terjangkau, dan terintegrasi bagi masyarakat Jawa Tengah. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow