Pulang Haji Lebih Praktis, Imigrasi Siapkan Corridor Gate di Jakarta dan Surabaya

Ditjen Imigrasi menyiapkan layanan corridor gate di Bandara Soekarno-Hatta dan Asrama Haji Sukolilo Surabaya guna mempercepat kepulangan jemaah haji 2026 tanpa antre.

Juni 2, 2026 - 18:31
Pulang Haji Lebih Praktis, Imigrasi Siapkan Corridor Gate di Jakarta dan Surabaya

SURABAYA - Direktorat Jenderal Imigrasi menyiapkan layanan corridor gate untuk mempercepat proses kedatangan jemaah haji Indonesia yang kembali ke Tanah Air. Melalui layanan ini, jemaah tidak perlu lagi mengantre untuk pemeriksaan keimigrasian konvensional maupun menggunakan autogate karena data mereka telah diverifikasi sebelumnya.

Saat ini, fasilitas corridor gate tersedia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Kehadiran layanan tersebut diharapkan membuat proses kepulangan jemaah menjadi lebih cepat dan nyaman.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan pihaknya menempatkan layanan tersebut di dua titik utama debarkasi haji.

“Kami siapkan corridor gate di Bandara Soekarno-Hatta untuk jemaah asal Jakarta dan Lampung, serta di Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk jemaah asal Jawa Timur. Jadi begitu tiba, jemaah dapat langsung mengambil barang bawaan dan melanjutkan perjalanan pulang,” kata Hendarsam, Selasa (2/6/2026).

Di Bandara Soekarno-Hatta, Ditjen Imigrasi menempatkan dua corridor gate di Terminal 2. Fasilitas pertama berada di Gate F1 untuk melayani jemaah tujuan Lampung yang akan melanjutkan penerbangan domestik.

Sementara fasilitas kedua berada di area kedatangan Terminal 2 untuk melayani jemaah tujuan Pondok Gede dan Bekasi.

Hendarsam menegaskan seluruh kesiapan debarkasi haji, baik di Soekarno-Hatta maupun titik-titik lainnya, telah dipastikan siap beroperasi, mulai dari petugas, fasilitas pemeriksaan, hingga sistem pendukung.

“Kami berharap proses kedatangan jemaah berlangsung cepat, aman, dan nyaman sehingga mereka dapat segera berkumpul kembali bersama keluarga di rumah. Hal ini sejalan dengan semangat ‘Imigrasi untuk Rakyat’ yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Sementara itu, di Surabaya, layanan corridor gate dipindahkan dari Terminal 2 Bandara Juanda ke Asrama Haji Sukolilo. Sistem tersebut telah terhubung dengan jaringan keimigrasian yang didukung koneksi utama, jalur cadangan berbasis satelit, serta alternatif jaringan lainnya guna memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, menjelaskan bahwa penerapan corridor gate merupakan bagian dari transformasi layanan keimigrasian untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat tanpa mengabaikan aspek keamanan.

“Teknologi biometrik yang digunakan memungkinkan proses pemeriksaan berlangsung lebih efisien sehingga jemaah dapat segera melanjutkan proses kedatangan tanpa antrean panjang,” kata Agus.

"Inovasi tersebut juga menjadi bentuk dukungan Imigrasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji yang semakin modern dan berorientasi pada pelayanan publik," sambungnya. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow