Peringatan HPSN, Emvitrust Indonesia dan RS Yasmin Banyuwangi Resmikan Rumah Budidaya BSF

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Emvitrust Indonesia yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit (RS) Yasmin Banyuwangi resmikan Rumah Budidaya Bla ...

Februari 21, 2024 - 16:00
Peringatan HPSN, Emvitrust Indonesia dan RS Yasmin Banyuwangi Resmikan Rumah Budidaya BSF

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Emvitrust Indonesia yang berkolaborasi dengan Rumah Sakit (RS) Yasmin Banyuwangi resmikan Rumah Budidaya Black Soldier Fly (BSF).

Adanya kerjasama bersama Emvitrust Indonesia yang ditandai dengan telah diresmikannya fasilitas budidaya maggot dari lalat BSF itu, RS Yasmi Banyuwangi  didapuk menjadi pionir fasilitas kesehatan di Banyuwangi yang peduli dan serius akan kesehatan lingkungan khususnya dalam isu penanganan dan pengelolaan sampah organik secara mandiri.

Kegiatan peresmian Rumah Maggot tersebut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Banyuwangi, Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Direktur Umum RS Yasmin Banyuwangi, dan Direktur Eksekutif Emvitrust Indonesia di Garden Family Resto pada, Rabu (21/2/2024).

Budidaya-BSF-RS-Yasmin-Banyuwangi.jpg

Direktur Eksekutif Emvitrust Indonesia Siti Muyasaroh mengatakan, dengan telah diresmikanya Rumah Budidaya BSF diharapkan sampah-sampah dapur di RS Yasmin bisa diolah semaksimal mungkin. Tentunya Emvitrust Indonesia terus mendampingi proses pengelolaan sampah tersebut mulai dari memilah hingga memproduksi hasil dari budidaya BSF.

“Setelah ini kami mengadakan pelatihan pemilahan sampah khusus untuk karyawan termasuk para dokter di RS Yasmin,” ucapnya.

“Kami berharap, semoga RS Yasmin menjadi inspirasi bagi instansi-instansi lain dalam pengelolaan sampah secara mandiri, karena sampah adalah tanggung jawab bersama,” imbuh  Siti Muyasaroh.

Sementara itu Direktur Umum Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi Syauqi Se. M.Kes menjelaskan, bahwasanya persoalan sampah adalah isu serius yang sangat perlu diperhatikan. Pasalnya, apabila sampah kurang tertangani dengan baik maka, akan menjadi sumber penyakit. Sehingga menjadi perhatian khusus supaya masyarakat tidak mudah sakit akibat sampah yang mengganggu kesehatan.

Berawal dari hal tersebut, masih Syauqi, RS Yasmin mulai mengembangkan pengelolaan sampah berupa Rumah Budidaya BSF yang berkolaborasi dengan Emvitrust Indonesia. Dengan begitu dirinya berharap bisa menjadi contoh dan menumbuhkan kepedulian bagi institusi lain dalam menangani isu sampah.

“Kami berusaha melakukan yang terbaik untuk kesehatan masyarakat dalam penanganan sampah ini,” tandas Syauqi saat wawancara.

Nantinya, hasil produk budidaya BSF yang berupa Maggot itu akan dijadikan pakan ikan dalam bentuk maggot kering, kemudian produksi lain berupa kasgot atau sisa pencernaan yang dihasilkan oleh larva maggot BSF akan dipergunakan sebagai pupuk tanaman di RS Yasmin.

Launching Rumah Budidaya BSF RS Yasmin bersama Emvitrust Indonesia dalam rangka HPSN itu, gelaran tersebut juga mengadakan pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis kepada 40 petugas kebersihan. (*)

Pewarta : Anggara Cahya (MG-456)

Editor : 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow