Pemkab Raja Ampat Gelontorkan Rp100 Juta Biayai Transportasi 24 Calon Haji

Pemkab Raja Ampat tanggung biaya transportasi 24 calon haji 2026. Total Rp100 juta disiapkan untuk kelancaran perjalanan hingga embarkasi Makassar.

April 9, 2026 - 20:31
Pemkab Raja Ampat Gelontorkan Rp100 Juta Biayai Transportasi 24 Calon Haji

RAJA AMPAT - Raja Ampat – Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menunjukkan komitmennya dalam mendukung ibadah haji dengan menanggung biaya transportasi bagi 24 calon haji tahun 2026. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp100 juta.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Raja Ampat, Supriyanto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung perjalanan jamaah dari Raja Ampat menuju Makassar sebagai embarkasi keberangkatan ke Tanah Suci.

“Pemerintah daerah memberikan bantuan transportasi bagi 24 calon haji dengan total anggaran sekitar Rp100 juta,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, seluruh tahapan persiapan keberangkatan jamaah haji Raja Ampat telah memasuki tahap akhir. Para jamaah dijadwalkan dilepas oleh Bupati Raja Ampat pada 1 Mei 2026, sebelum bergabung dengan jamaah lain di tingkat provinsi di Kota Sorong pada 4 Mei 2026.

Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan dari Sorong menuju Makassar pada 7 Mei 2026 menggunakan penerbangan dalam dua kelompok terbang (kloter).

“Setibanya di Makassar, jamaah akan menjalani masa persiapan selama dua hari sebelum diberangkatkan ke Arab Saudi pada 9 Mei,” katanya.

Supriyanto menambahkan, berbagai persiapan teknis telah dirampungkan, mulai dari pelaksanaan manasik haji, pengurusan paspor, hingga pemeriksaan kesehatan dan vaksin bagi seluruh jamaah.

Menurut dia, jamaah haji asal Raja Ampat tahun ini terdiri dari berbagai kelompok usia, dengan rentang usia antara 31 hingga 72 tahun. Oleh karena itu, pihaknya menekankan pelayanan yang ramah terhadap perempuan dan lanjut usia.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal, terutama bagi jamaah lansia dan perempuan, agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, jumlah daftar tunggu jamaah haji di Kabupaten Raja Ampat saat ini mencapai sekitar 300 orang. Dengan adanya kebijakan kuota nasional, masa tunggu keberangkatan diharapkan semakin singkat dibandingkan sebelumnya.

Pihaknya memastikan seluruh calon jamaah haji Raja Ampat dalam kondisi siap dan aman untuk diberangkatkan pada musim haji 2026. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow