Kodam XV Luncurkan Satu Juta Pohon Sukun, Kunci Ketahanan Pangan Maluku Utara

Kodim 1514/Morotai luncurkan program “Emas Hijau 1 Juta Pohon Sukun” untuk ketahanan pangan dan penghijauan Maluku–Maluku Utara, dorong sukun jadi komoditas unggulan.

Juli 31, 2026 - 12:56
Kodam XV Luncurkan Satu Juta Pohon Sukun, Kunci Ketahanan Pangan Maluku Utara

MOROTAI - MOROTAI - Kodim 1514/Morotai meluncurkan program "Emas Hijau 1 Juta Pohon Sukun" secara virtual, Jumat (31/7/2026). Kegiatan dipusatkan di Komplek RT 09 Kilometer 3 Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Peluncuran serentak ini merupakan bagian dari gerakan Kodam XV/Pattimura yang berpusat di Patani, Kabupaten Halmahera Tengah. Program mengusung tema "Kodam XV/Pattimura Untuk Ketahanan Pangan Penghijauan Maluku dan Maluku Utara".

Kegiatan dipimpin langsung Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto. Dari Morotai, peluncuran dihadiri Dandim 1514/Morotai Letkol Inf Deni Rustandi Hidayat, Danlanal Pulau Morotai Letkol Laut (P) Benie Hermawan, dan Kajari Kepulauan Morotai Kristanto Trinoviandri.

Turut hadir pula Ps. Kasubsinatter Lanud Leo Wattimena Letda Kes Mahardika, mewakili Danyon 822/Satria Magawe Letda Czi Debi Rusman, Ka SPKT Polres Pulau Morotai Iptu Munib Barham mewakili Kapolres, dan Anggota Komisi III DPRD Pulau Morotai Darmin Wairo mewakili Ketua DPRD.

Hadir juga Kasdim 1514/Morotai Mayor Inf Rusmin Nuryadin, para Perwira Kodim 1514/Morotai, serta keluarga penerima bingkisan stunting. Kehadiran Forkopimda menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan tersebut.

Dalam arahannya, Pangdam XV/Pattimura menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, Forkopimda, dan seluruh komponen masyarakat Maluku dan Maluku Utara atas dukungan terhadap program penanaman satu juta pohon sukun.

"Program ini wujud nyata kepedulian bersama dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus melanjutkan semangat penghijauan yang pernah dilaksanakan. Ini bagian dari gerakan Emas Hijau di Maluku dan Maluku Utara," ujar Mayjen Dody.

Pangdam memerintahkan seluruh satuan jajaran, termasuk Batalyon Pertanian, untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki. Penanaman pohon sukun akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Menurutnya, jika ditanam dan dirawat dengan baik, dalam 4 hingga 5 tahun ke depan pohon sukun dapat menjadi penopang swasembada pangan. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

Pangdam menilai Maluku dan Maluku Utara memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil sukun berkualitas. Ia mengajak masyarakat menjadikan sukun sebagai identitas daerah dan komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi.

"Ke depan, potensi ini diharapkan mendorong tumbuhnya industri hilirisasi berbasis sukun serta menarik investasi yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah," jelasnya.

Pangdam juga mengajak seluruh masyarakat mendukung, menanam, merawat, dan melestarikan pohon sukun sebagai warisan bagi generasi mendatang. Ia menegaskan program ini bukan sekadar slogan.

"Ini langkah nyata membangun ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan, dan memajukan Maluku serta Maluku Utara melalui gerakan Emas Hijau," tegasnya.

Wakil Gubernur Maluku Utara Sabrin Sehe dalam sambutannya turut mengapresiasi Pangdam XV/Pattimura dan jajaran TNI AD. Berbagai program nyata telah dihadirkan, mulai infrastruktur, penyediaan air bersih, hingga penguatan ketahanan pangan.

Wagub juga menyampaikan penghargaan kepada Bupati Halmahera Tengah beserta jajaran yang telah bersinergi menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menyebut penanaman satu juta pohon sukun sebagai langkah strategis mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan.

"Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh pihak, saya yakin Maluku dan Maluku Utara akan menjadi pusat pengembangan sukun. Ini mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian daerah," tutup Sabrin Sehe. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow