312 Calon Haji Kota Probolinggo Dilepas, Wali Kota Berpesan soal Istirahat

Sebanyak 312  jemaah haji asal Kota Probolinggo resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Makkah pada Rabu pagi.

April 22, 2026 - 14:31
312 Calon Haji Kota Probolinggo Dilepas, Wali Kota Berpesan soal Istirahat

PROBOLINGGO - Sebanyak 312  jemaah haji asal Kota Probolinggo resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci Makkah pada Rabu pagi (22/4/2026). Rombongan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Surabaya ini mengikuti prosesi pelepasan di Gedung Puri Manggala Bhakti, Pemkot Probolinggo, sebelum akhirnya bertolak ke Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Yang menarik dari prosesi pelepasan kali ini adalah pesan yang disampaikan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin. 

Bukan sekadar ucapan selamat jalan atau pesan religius biasa, ia justru menekankan aspek kesehatan dengan gaya yang khas. 

Sebagai seorang dokter, ia mengingatkan para jemaah untuk tidak memaksakan diri melakukan kegiatan yang tidak penting selama di Tanah Suci.

"Selama di Tanah Suci, tidak perlu melakukan kegiatan yang tidak penting. Jika ada waktu luang, manfaatkan untuk beristirahat," ujarnya di hadapan calon jemaah yang hadir.

Wali Kota Probolinggo - 2Salah satu jemaah haji saat dilepas oleh sanak keluarganya. (Foto: Sri Hartini /TIMES Indonesia )

Pesan itu disampaikan dengan pertimbangan bahwa ibadah haji menuntut kondisi fisik prima. 

Aminuddin meminta para jemaah menjaga pola istirahat, makan tepat waktu, serta mengonsumsi obat sesuai jadwal. 

Menurutnya, banyak jemaah yang kerap kelelahan karena terlalu bersemangat mengisi waktu luang dengan aktivitas fisik berlebihan, padahal tubuh perlu dipulihkan setelah rangkaian ibadah yang padat.

Suasana haru mewarnai keberangkatan tersebut. Tangis keluarga dan tetangga yang mengantar terdengar saat delapan bus yang mengangkut 312 calon jemaah mulai bergerak keluar dari kantor pemkot. 

Sebelum bus berangkat, seluruh calon jemaah lebih dulu bersalaman dengan jajaran Forkopimda Kota Probolinggo. Prosesi dilepas secara simbolis oleh wali kota dengan mengibarkan bendera, diawali lantunan azan dan ikamah.

Dari 312 calon jemaah yang berangkat, terdapat rentang usia yang cukup lebar. Jemaah termuda tercatat baru berusia 15 tahun, sementara yang tertua 80 tahun. Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Probolinggo, Didik Hernadi, memastikan tidak ada kendala berarti dalam pemberangkatan kali ini.

"Kami telah melakukan mitigasi dan persiapan. Harapan kami, CJH dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan menjadi haji yang mabrur," kata Didik.

Para jemaah direncanakan menginap satu malam di Asrama Haji Sukolilo sebelum diterbangkan ke Makkah pada Kamis pukul 13.40 WIB.

Wali Kota Probolinggo - 1Para Jemaah Haji juga dilepas oleh jajaran Forkopimda. (Foto: Sri Hartini/TIMES Indonesia)

Selain soal kesehatan, wali kota juga berpesan agar para jemaah menjaga nama baik Kota Probolinggo selama menjadi tamu di negara orang. 

Ia mengingatkan agar dokumen perjalanan tidak sampai hilang dan semua jemaah bisa kembali sebagai haji yang mabrur.

Di tengah rombongan, terdapat pasangan suami istri asal Kanigaran, Holili dan Siti Aisyah, yang mengaku bersyukur bisa berangkat tahun ini. Keduanya sebelumnya tertunda akibat pandemi COVID-19. 

"Sebelum berangkat, saya dan istri telah mempersiapkan segala sesuatu, mulai dari mental, fisik hingga kesehatan. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa berangkat," ujar Holili. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow