Jemaah Haji Probolinggo Puji Layanan Haji 2026, Dari Hotel hingga Makanan Dinilai Memuaskan

Jemaah haji asal Probolinggo mengaku puas dengan layanan haji 2026. Fasilitas penginapan, konsumsi, dan pelayanan selama di Tanah Suci mendapat apresiasi.

Juni 2, 2026 - 14:01
Jemaah Haji Probolinggo Puji Layanan Haji 2026, Dari Hotel hingga Makanan Dinilai Memuaskan

SURABAYA - Satu per satu rombongan jemaah haji Kloter I asal Kabupaten Probolinggo Embarkasi Haji Surabaya telah kembali ke Tanah Air sejak Senin (1/6/2026) malam. 

Penerbangan selama delapan jam dari Jeddah ke Surabaya seolah tak mampu menyembunyikan wajah penuh damai suka cita. Bahkan, beberapa jemaah langsung melakukan sujud syukur setiba di bandara.

Turun dari bis sesampainya di Asrama Haji Surabaya, para jemaah haji penuh senyum melambaikan tangan perjumpaan kembali usai menunaikan rukun Islam kelima.

Mereka terlebih dahulu melakukan Imigration Seamless Process Corridor Gatebdari Imigrasi yang dilanjutkan cek suhu tubuh (thermal scaner) dari Kementerian Kesehatan. 

Salah satu jemaah Kloter 1 rombongan 8 asal Kabupaten Probolinggo, Sri Agustiningsih mengaku bahagia bisa menunaikan ibadah haji dengan sempurna dan kembali ke Tanah Air tercinta bertemu keluarga tercinta dan sanak saudara.

Ia memuji berbagai fasilitas yang disediakan oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). Mulai segi makanan, hotel, hingga pelayanan selama menjalankan puncak ibadah utama. Makanan berlimpah dengan pelayanan ramah tamah serta keamanan terjamin sepanjang kegiatan.

Jemaah hajiSetiba di Asrama Haji Surabaya, jemaah melakukan cek imigrasi dan cek kesehatan, Senin (1/6/2026). (FOTO: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

"Alhamdulillah, fasilitasnya sangat mewah sekali, saya sangat terima kasih kepada Kemenhaj dan sangat puas sekali atas pelayanannya," tuturnya.

Karena itu, Agustiningsih bahkan tak mampu menyampaikan harapan lagi kepada pemerintah dalam hal ini Kemenhaj.

Istimewanya, saat suaminya merayakan ulang tahun ke-55 pada 13 Mei 2026, Kementerian Sosial Arab Saudi juga mengundang pasangan suami istri ini untuk datang sehingga meninggalkan memori tersendiri.

"Sangat puasa sekali, luar biasa sekali, alhamdulilah," sambung perempuan berusia 48 tahun ini.

Pada kesempatan yang sama, kedatangan 378 rombongan jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo ini turut disambut hangat oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Khofifah juga mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dilaksanakan para jemaah diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah mengapresiasi layanan publik yang dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang menghadirkan alat Imigration Seamless Process Corridor Gate pada saat kedatangan jemaah haji di tanah air. Sebelumnya, penggunaan alat fast track juga telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta yang diperuntukkan bagi para jemaah haji yang akan melaksanakan keberangkatan. 

Selain itu, Gubernur Khofifah yang juga sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan, pelayanan selama di Tanah Suci, hingga pemulangan jemaah ke Indonesia. 

"Penyelenggaraan haji merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang bekerja dengan penuh dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah," ucapnya. 

Di sisi lain Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jatim sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Haji Surabaya M. As'adul Anam melaporkan bahwa pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2026 jauh lebih baik utamanya jika dilihat dari segi kesehatan. 

"Tercatat pelaksanaan haji tahun 2026 ini terutama pada kloter 1 terdapat satu orang yang wafat dan satu orang lainnya sedang dirawat karena sakit," ungkapnya.(*)

 

 

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow