Jelang Usia 80 Tahun, Dokter Sebut Trump Sehat tetapi Perlu Turunkan Berat Badan

Hasil pemeriksaan kesehatan terbaru menunjukkan Donald Trump dalam kondisi prima. Namun dokter kepresidenan menyarankan penurunan berat badan dan peningkatan aktivitas fisik.

Mei 30, 2026 - 13:01
Jelang Usia 80 Tahun, Dokter Sebut Trump Sehat tetapi Perlu Turunkan Berat Badan

JAKARTA - Di tengah sorotan publik terhadap kondisi fisik para pemimpin dunia lanjut usia, hasil pemeriksaan kesehatan terbaru Presiden Amerika Serikat menunjukkan kabar yang relatif positif. Meski dinyatakan dalam kondisi kesehatan prima, tim dokter kepresidenan merekomendasikan agar Presiden AS, Donald Trump, menurunkan berat badan untuk menjaga kebugaran jangka panjang.

Rekomendasi tersebut disampaikan setelah Trump menjalani pemeriksaan medis rutin di Rumah Sakit Walter Reed Medical, dekat Washington, pada pekan ini. Pemeriksaan dilakukan saat Trump memasuki usia 79 tahun dan hanya beberapa pekan sebelum ulang tahunnya yang ke-80.

Dokter kepresidenan, Sean Barbabella, menyatakan bahwa secara umum kondisi kesehatan Trump berada dalam kategori sangat baik.

"Presiden Trump tetap dalam kondisi kesehatan prima, menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik yang secara keseluruhan kuat," tulis Barbabella dalam memo medis resmi yang dirilis Gedung Putih.

Berat Badan Jadi Sorotan

Meski hasil pemeriksaan menunjukkan fungsi organ vital yang baik, dokter memberikan sejumlah rekomendasi pencegahan untuk menjaga kesehatan presiden dalam jangka panjang.

Salah satu perhatian utama adalah berat badan. Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru, Trump memiliki berat badan sekitar 108 kilogram dengan tinggi badan 191 sentimeter. Angka tersebut meningkat dibandingkan pemeriksaan tahunan sebelumnya yang mencatat berat badan sekitar 101,6 kilogram.

Karena itu, tim medis menyarankan pola makan yang lebih terkontrol, peningkatan aktivitas fisik, serta upaya penurunan berat badan secara berkelanjutan.

"Konseling pencegahan telah diberikan, termasuk panduan diet, peningkatan aktivitas fisik, serta penurunan berat badan yang berkelanjutan," tulis Barbabella.

Tetap Dinilai Layak Menjalankan Tugas Presiden

Laporan kesehatan tersebut juga menegaskan bahwa Trump masih dinilai mampu menjalankan seluruh tugas kenegaraan dan fungsi sebagai panglima tertinggi militer Amerika Serikat.

"Sepenuhnya layak untuk menjalankan semua tugas Panglima Tertinggi dan Kepala Negara," kata Barbabella dalam laporannya.

Saat ini Trump diketahui mengonsumsi tiga jenis obat rutin. Dua di antaranya digunakan untuk mengendalikan kadar kolesterol, sementara satu obat lainnya berupa aspirin dosis rendah yang berfungsi sebagai pencegahan penyakit jantung.

Menjawab Spekulasi Kesehatan

Pemeriksaan medis kali ini menjadi perhatian publik karena dilakukan di tengah meningkatnya spekulasi mengenai kondisi kesehatan Trump.

Beberapa waktu terakhir, publik dan media Amerika menyoroti kemunculan memar pada tangan Trump serta sejumlah momen ketika ia terlihat mengantuk dalam beberapa agenda resmi.

Tim dokter menjelaskan bahwa memar yang terlihat pada punggung tangan Trump bukan merupakan kondisi serius. Berdasarkan hasil pemeriksaan, memar tersebut merupakan iritasi jaringan lunak ringan yang kemungkinan berkaitan dengan aktivitas berjabat tangan yang sangat sering, ditambah penggunaan aspirin yang dapat meningkatkan risiko memar ringan.

"Pemeriksaan punggung tangan menunjukkan ekimosis (memar), yang konsisten dengan iritasi jaringan lunak ringan terkait seringnya berjabat tangan dalam konteks penggunaan aspirin untuk pencegahan penyakit jantung," tulis memo tersebut.

Usia Pemimpin dan Kesehatan Jadi Isu Politik

Kondisi kesehatan pemimpin negara menjadi perhatian penting dalam politik Amerika Serikat. Faktor usia kini semakin mendapat sorotan karena sejumlah tokoh utama politik AS berada pada rentang usia lanjut.

Trump akan berusia 80 tahun pada Juni 2026, menjadikannya salah satu presiden tertua dalam sejarah Amerika Serikat. Karena itu, laporan kesehatan rutin tidak hanya menjadi informasi medis, tetapi juga bagian dari transparansi publik terkait kemampuan seorang presiden menjalankan tugas pemerintahan.

Meski demikian, hasil pemeriksaan terbaru menunjukkan tidak ada indikasi gangguan kesehatan serius yang dapat menghambat aktivitas kepresidenannya. Fokus utama tim medis saat ini adalah menjaga kebugaran melalui pengelolaan berat badan, pola makan sehat, dan peningkatan aktivitas fisik.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow