Rumah Warga di Wuluhan Dilalap Api saat Kosong, Nihil Korban Jiwa
Kebakaran hebat melanda sebuah hunian warga di kawasan Dusun Demangan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember pada Rabu (15/7/2026) dini hari.
JEMBER - Kebakaran hebat melanda sebuah hunian warga di kawasan Dusun Demangan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember pada Rabu (15/7/2026) dini hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak taktis ke lokasi kejadian guna melakukan kaji cepat (assessment) sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat bagi korban terdampak.
Peristiwa merah membara tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, di saat sebagian besar warga sekitar masih terlelap.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian atas, melahap struktur atap rumah milik Adfertino (39).
Beruntung, kesigapan warga sekitar yang bahu-bahu memadamkan api bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) membuat amukan si jago merah berhasil dijinakkan total pada pukul 04.30 WIB, sehingga tidak merembet ke pemukiman padat di sekitarnya.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena rumah dalam keadaan kosong saat api pertama kali muncul.
"Kami bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini, mengingat pemilik rumah sedang berada di luar saat kejadian. Namun, dampak kerusakan fisik cukup signifikan. Atap rumah korban mengalami rusak sedang dan sebagian besar perabot rumah tangga hangus tidak terselamatkan. Untuk penyebab pasti kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian," ujar Edy.
Setelah menerima laporan resmi pada pukul 09.45 WIB, personel Pusdalops PB BPBD Jember langsung meluncur ke lokasi untuk bersinergi dengan Perangkat Desa Kesilir, unsur Damkar, dan warga setempat.
Selain melakukan evakuasi dan memastikan area benar-benar aman serta kondusif, BPBD Jember juga langsung mendistribusikan paket bantuan stimulan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas.
Di tempat terpisah, Tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) BPBD Jember juga mulai melakukan penghitungan taksiran kerugian material guna menentukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi sosial-ekonomi bagi korban ke depan.
BPBD kembali mengetuk kesadaran kolektif masyarakat untuk memperketat mitigasi kebakaran mandiri di lingkungan rumah tangga.
"Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga Jember untuk selalu waspada dan melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Korsleting listrik sering kali menjadi pemicu senyap bencana kebakaran. Pastikan kabel yang digunakan sesuai standar SNI dan matikan alat elektronik yang tidak digunakan sebelum bepergian," imbau Edy.
Apa Reaksi Anda?