Inilah Sosok Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang Terseret OTT KPK
KPK bergerak cepat di wilayah Tulungagung. Tanpa banyak suara, tim penindakan mengamankan total 16 orang. Salah satu yang ikut terjaring adalah orang nomor satu di kabupaten tersebut.
TULUNGAGUNG - Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat (10/4/2026) malam.
Penangkapan ini langsung menyeret nama kepala daerah tersebut ke pusaran kasus hukum yang masih gelap detailnya.
Malam itu, operasi senyap KPK bergerak cepat di wilayah Tulungagung. Tanpa banyak suara, tim penindakan mengamankan total 16 orang. Salah satu yang ikut terjaring adalah orang nomor satu di kabupaten tersebut.
“Benar (OTT Bupati Tulungagung),” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menambahkan, seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif.
“Tim mengamankan sejumlah 16 orang. Salah satunya adalah Bupati Tulungagung,” ujarnya.
Sejauh ini, KPK belum membuka secara rinci perkara yang menjerat Gatut. Termasuk dugaan kasus, barang bukti, hingga peran masing-masing pihak.
Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Nama Gatut sendiri bukan sosok baru di Tulungagung. Ia baru saja dilantik sebagai bupati pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto, usai memenangi Pilkada 2024.
Bersama pasangannya, Ahmad Baharudin, Gatut meraih 297.882 suara atau 50,72 persen. Kemenangan itu sekaligus mengantarkannya ke kursi kepala daerah untuk periode 2025–2030.
Namun, perjalanan politiknya tak sepenuhnya mulus. Sebelum maju sebagai calon bupati, Gatut sempat menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sejak 2018.
Menjelang Pilkada 2024, ia memilih hengkang dan bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya, yang kemudian menjadi kendaraan politiknya.
Karier Gatut di pemerintahan dimulai dari posisi wakil bupati. Ia mendampingi Bupati Maryoto Birowo sejak November 2021 hingga September 2023.
Di luar dunia politik, Gatut dikenal sebagai pengusaha. Ia menjalankan bisnis toko bangunan dengan jaringan usaha yang cukup luas, terutama di wilayah Tulungagung dan Trenggalek.
Latar belakang pendidikannya juga terbilang lengkap. Ia menamatkan sekolah dasar hingga menengah di Tulungagung, sebelum melanjutkan studi ekonomi di Universitas Merdeka Malang dan meraih gelar sarjana pada 1992.
Dua dekade kemudian, ia kembali ke bangku kuliah dan menyelesaikan program magister di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada 2023.
Selain itu, Gatut juga aktif di organisasi kepemudaan. Ia tercatat sebagai anggota Gerakan Pemuda Ansor sejak 2004.
Kini, perjalanan karier politik dan bisnisnya menghadapi ujian besar. OTT KPK yang menjeratnya menambah daftar kepala daerah yang tersandung kasus korupsi dalam beberapa waktu terakhir.
Sejumlah nama sebelumnya juga ikut diamankan dalam operasi serupa, mulai dari wali kota hingga bupati di berbagai daerah.
KPK memastikan akan segera menyampaikan perkembangan resmi terkait kasus ini dalam waktu dekat.
Untuk sementara, publik masih menunggu perkara apa yang sebenarnya menyeret bupati yang baru seumur jagung menjabat itu ke pusaran hukum. (*)
Apa Reaksi Anda?