Ini Hasil Survei Kinerja Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Selama Satu Tahun
Survei Litbang Kompas menunjukkan 65,9 persen warga puas terhadap kinerja Pemkot Bandung dan 81,4 persen optimistis pada pembangunan, meski sektor ekonomi masih jadi catatan.
BANDUNG - Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan mayoritas masyarakat memberikan penilaian positif terhadap kinerja Pemerintah Kota Bandung, sekaligus menyimpan optimisme tinggi terhadap arah pembangunan kota.
Survei bertajuk Teropong Daerah Kota Bandung yang dilakukan pada 23 Februari hingga 3 Maret 2026 terhadap 400 responden mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja Wali Kota Bandung mencapai 65,9 persen. Rinciannya, 7,3 persen responden menyatakan sangat puas dan 58,6 persen puas. Sementara itu, 28,8 persen menyatakan tidak puas, 2,0 persen sangat tidak puas, serta 3,3 persen tidak menjawab atau tidak tahu.
Dalam aspek citra kepemimpinan selama satu tahun terakhir, sebanyak 73,1 persen responden memberikan penilaian positif. Angka tersebut terdiri dari 7,8 persen sangat baik dan 65,3 persen baik. Adapun 21,6 persen responden menilai buruk, sementara sisanya tidak memberikan jawaban.
Tingkat optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan Kota Bandung tercatat lebih tinggi, yakni mencapai 81,4 persen. Sebanyak 12,9 persen responden menyatakan sangat optimistis dan 68,5 persen optimistis. Di sisi lain, 14,5 persen responden mengaku tidak optimistis, 2,2 persen sangat tidak optimistis, dan sebagian kecil tidak menjawab.
Peneliti Litbang Kompas, Christian MM, menyatakan hasil survei ini mencerminkan adanya konsolidasi pada tahun pertama pemerintahan. Ia menyebut, meski masih terdapat catatan di sektor ekonomi dan tata kelola pemerintahan, publik tetap memberikan apresiasi terhadap kerja-kerja konkret yang telah dilakukan.
“Survei persepsi publik ini menunjukkan adanya upaya konsolidasi dan penguatan arah pembangunan di Kota Bandung. Meski terdapat beberapa catatan pada bidang ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang dinilai masih belum optimal, hasil ini menunjukkan adanya apresiasi publik yang nyata terhadap kerja-kerja konkret yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung,” ujar Christian.
Penilaian positif juga tercermin pada sejumlah sektor layanan publik. Tingkat kepuasan terhadap layanan kesehatan mencapai 85,9 persen, administrasi kependudukan 84,3 persen, serta pendidikan 83,8 persen. Selain itu, sektor infrastruktur mencatat kepuasan sebesar 80,8 persen dan transportasi 77,9 persen.
Meski demikian, sektor ekonomi menjadi perhatian. Tingkat kepuasan di sektor ini tercatat sebesar 53,5 persen, sehingga dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama dalam penciptaan lapangan kerja, stabilitas harga kebutuhan pokok, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menanggapi hasil survei tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan tingkat optimisme masyarakat menjadi mandat bagi pemerintah untuk terus menghadirkan kinerja yang berdampak.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bandung akan memperkuat sektor ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pembangunan infrastruktur agar lebih merata dan berkualitas.
Hasil survei ini sekaligus menjadi bahan evaluasi dan pijakan bagi Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat arah pembangunan ke depan. (*)
Apa Reaksi Anda?