H-10 Lebaran 2026: Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 21,4 Persen
PT JJC mencatat kenaikan volume kendaraan sebesar 21,4 persen di Tol Layang MBZ pada H-10 Lebaran 2026 dibandingkan kondisi normal harian yang biasanya hanya mencapai 21.787 kendaraan.
JAKARTA Arus mudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat sebanyak 26.449 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada Rabu (11/3/2026) atau H-10 Lebaran.
GM Operasi dan Pemeliharaan JJC, Desti Anggraeni, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan volume lalu lintas ini mulai terlihat seiring mendekatnya periode mudik tahun ini.
"Mulai terjadi peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ seiring mendekatnya arus mudik Lebaran tahun ini," ujar Desti di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026).
Kenaikan Tertinggi Terjadi pada Malam Hari
Berdasarkan data operasional, volume kendaraan pada H-10 meningkat sebesar 21,4 persen dibandingkan kondisi normal harian yang biasanya hanya mencapai 21.787 kendaraan. Menariknya, lonjakan paling tajam terjadi pada sesi malam hari.
Persentase kenaikan volume kendaraan meninggalkan Jakarta pagi hari naik 18,31persen, siang hari naik 8,6 persen, dan malam hari naik 60,71 persen (peningkatan tertinggi).
Sementara itu, arus kendaraan yang menuju arah Jakarta juga mengalami kenaikan tipis sebesar 4,39 persen, dengan total 23.060 kendaraan dibandingkan rata-rata normal sebesar 22.090 kendaraan.
Kondisi Lalu Lintas Terpantau Lancar
Meski terjadi lonjakan, Desti menyebutkan bahwa secara umum arus lalu lintas di Tol Layang MBZ masih terkendali dan lancar. Petugas operasional di lapangan terus bersiaga melakukan pemantauan secara berkala.
Pihak JJC juga mengeluarkan imbauan penting bagi para pemudik yang akan melintas untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
"Pengguna jalan diminta memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik maupun bahan bakar minyak, serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan," tambah Desti.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkini atau bantuan darurat di jalan tol, Jasa Marga menyediakan layanan pusat panggilan 24 jam di nomor 133, akun Twitter @PTJASAMARGA, serta aplikasi Travoy 4.5. (*)
Apa Reaksi Anda?