SPPG Mandungan Sleman Disiapkan Jadi Percontohan Nasional, Program MBG Picu Ekonomi Warga

Upaya menjadikan SPPG Mandungan 1 di Sleman sebagai model nasional terus didorong. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya fokus pada peningkatan layanan publik, tetapi juga diharapkan mampu meng

Mei 1, 2026 - 17:01
SPPG Mandungan Sleman Disiapkan Jadi Percontohan Nasional, Program MBG Picu Ekonomi Warga

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mandungan 1 yang berlokasi di Kelurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, mulai dilirik sebagai kandidat percontohan nasional. Program ini dinilai memiliki dampak strategis, baik dalam peningkatan kualitas layanan publik maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

SLEMAN - Panewu Seyegan, Agung Endarta, menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya sebatas layanan distribusi makanan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan warga di sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, terutama dukungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

“Sinergi antarinstansi menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, cepat, dan terintegrasi,” ujar Agung dalam kegiatan sosialisasi SPPG Mandungan 1, Rabu (29/4/2026) malam.

Dorong Ekonomi Lokal dan Serap Tenaga Kerja

Selain meningkatkan kualitas layanan gizi, keberadaan SPPG Mandungan juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Program ini berpotensi menyerap tenaga kerja lokal serta menciptakan aktivitas ekonomi turunan di lingkungan sekitar.

mengecek kesiapan SPPG Mandungan 2

Agung menekankan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam program tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung dan merata.

“Potensi masyarakat harus dimaksimalkan, baik dalam hal tenaga kerja maupun peluang usaha pendukung lainnya,” tegasnya.

Senada dengan itu, Mitra BGN SPPG Mandungan 1, Arief Sujatmiko, menyebut program MBG di wilayah tersebut memiliki peluang besar menjadi contoh praktik terbaik, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional.

Menurutnya, program ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu hamil, balita, hingga lansia.

“SPPG ini tidak sekadar berjalan secara administratif, tetapi harus memberikan dampak konkret bagi masyarakat luas,” ujar Arief yang akrab disapa Miko.

Warga Diminta Aktif Beri Masukan

Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga membuka ruang partisipasi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran. Hal ini penting guna mengantisipasi berbagai potensi kendala di lapangan.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan limbah operasional SPPG. Pemerintah menegaskan bahwa aspek lingkungan harus dikelola secara serius agar tidak menimbulkan dampak negatif.

“Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam memberikan masukan terkait potensi dampak lingkungan seperti limbah, sehingga bisa diantisipasi sejak awal,” jelas Agung.

Dengan keterlibatan aktif warga, diharapkan komunikasi antara pengelola program dan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan transparan.

Harapan Dukungan untuk Keberlanjutan Program

Kepala SPPG Mandungan, Ahmad Farhan, turut mengajak seluruh pihak untuk mendukung keberlangsungan program ini. Ia berharap SPPG Mandungan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang, khususnya bagi generasi muda.

“Kami memohon doa dan dukungan dari semua pihak agar program ini berjalan aman dan memberikan manfaat besar bagi generasi bangsa,” ujarnya.

Farhan juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam pelaksanaan masih terdapat kekurangan, sembari menegaskan komitmen untuk terus melakukan perbaikan.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, mitra, dan masyarakat, SPPG Mandungan 1 diproyeksikan menjadi program berkelanjutan yang mampu memberikan dampak luas.

Tak hanya sebagai pusat layanan gizi, program ini juga diarahkan menjadi penggerak ekonomi lokal serta model pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.

Jika berjalan optimal, SPPG Mandungan berpeluang besar menjadi role model nasional dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow