Gandeng Forkopimda, PSHT Jember Siagakan 1.200 Personel Pamter demi Jaga Kedamaian Bulan Suro

PSHT Jember menyiagakan 1.200 personel Pamter jelang Bulan Suro 2026 untuk menjaga keamanan dan mencegah konflik melalui sinergi bersama Forkopimda.

Juni 3, 2026 - 13:30
Gandeng Forkopimda, PSHT Jember Siagakan 1.200 Personel Pamter demi Jaga Kedamaian Bulan Suro

JEMBER -

Menjelang momentum Bulan Suro yang sarat akan nilai spiritual, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Jember mengambil langkah konkret untuk memastikan stabilitas dan keamanan wilayah tetap terjaga.

Berkolaborasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), PSHT Jember menggelar Apel Kebangsaan Kesiapan Pengamanan Terate (Pamter) yang berlangsung khidmat sekaligus menegaskan komitmen anti-konflik.

​Bulan Suro atau Muharram merupakan waktu yang sakral dan penuh makna refleksi bagi seluruh insan pencak silat.

Guna mengantisipasi dinamika di lapangan dan memastikan seluruh tradisi tahunan berjalan lancar, PSHT Cabang Jember tidak tanggung-tanggung dalam melakukan persiapan internal.

​Ketua PSHT Cabang Jember Jono Wasinuddin, mengungkapkan bahwa kunci dari terciptanya iklim yang damai adalah komunikasi dua arah dan gotong royong antara organisasi, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

​"Bulan Suro adalah bulan spiritual bagi seluruh perguruan pencak silat. Karena itu, kami ingin seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif," ujar Jono di sela-sela kegiatan. Ll, Rabu (3/6/2026).

​Dalam apel kesiapsiagaan ini, PSHT Jember menyiagakan sekitar 1.200 personel Pamter yang tersebar dari tingkat cabang, ranting (kecamatan), hingga rayon (desa).

Dari total kekuatan tersebut, sebanyak 1.000 personel hadir langsung di lapangan untuk mengikuti simulasi dan koordinasi taktis.

Jono berharap pola kolaborasi erat seperti ini dapat menjadi fondasi yang permanen di tahun-tahun mendatang demi mengikis potensi gesekan antarkelompok.

​Lebih jauh, Jono juga membeberkan visi jangka panjang organisasi untuk membawa dampak positif bagi daerah.

Salah satunya adalah rencana menggelar agenda kolosal bertajuk PSHT Berselawat pada tahun 2027 mendatang, yang ditargetkan mampu mempertemukan sekitar 40 ribu jemaah dan pesilat di Jember Sport Garden (JSG).

​Pemerintah Kabupaten Jember memberikan atensi dan apresiasi tinggi terhadap inisiatif preventif yang ditunjukkan oleh PSHT.

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Jember, Achmad Imam Fauzi, menegaskan bahwa kondusivitas wilayah merupakan modal utama dalam pembangunan daerah.

Kehadiran Pamter dinilai sebagai wujud nyata dari konsep pentahelix di mana komunitas masyarakat aktif menjaga keamanan lingkungannya sendiri.

​"Sinergi ini membuktikan bahwa perguruan silat bukan hanya aset budaya, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam merawat ketenteraman publik," tegas Fauzi.

​Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Jember akan selalu membuka pintu dialog bagi seluruh organisasi kemasyarakatan guna memastikan Jember tetap menjadi rumah yang ramah dan aman bagi semua golongan.​

​Senada dengan Pemkab, Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condro Putra menekankan pentingnya profesionalisme di tubuh Pamter.

Sebagai garda terdepan pengamanan internal organisasi, Pamter dituntut untuk mampu meredam gejolak sejak dini dan memberikan contoh yang baik, baik kepada warga PSHT maupun kepada masyarakat luas.

​"Pamter adalah representasi pengamanan PSHT. Tunjukkan bahwa PSHT mampu menjaga nilai-nilai luhur dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," kata Bobby.

​Bobby juga memberikan imbauan tegas terkait pengelolaan konflik di era digital dan sosial.

Menurut analisis kepolisian, sebagian besar konflik yang mencuat ke permukaan sejatinya berakar dari perselisihan personal alias masalah individu.

Namun, masalah tersebut sering kali membesar karena diseret-seret ke ranah kelompok atau membawa nama besar institusi perguruan.

​"Jika ada oknum yang terlibat pelanggaran hukum, serahkan prosesnya kepada kepolisian. Jangan membawa persoalan pribadi menjadi konflik organisasi," imbau Bobby. (*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow