Gandeng BKKBN Malut, Dinas KB Taliabu Buat Workshop Verval Keluarga Risiko Stunting

Tingkatkan pengetahuan petugas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Taliabu, Dinas KB gelar Workshop Verifikasi dan Validasi Data (Verval) Keluarga Risiko Stunting. ... ... ...

September 13, 2023 - 18:00
Gandeng BKKBN Malut, Dinas KB Taliabu Buat Workshop Verval Keluarga Risiko Stunting

TIMESINDONESIA, PULAU TALIABU – Tingkatkan pengetahuan petugas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Taliabu, Dinas KB gelar Workshop Verifikasi dan Validasi Data (Verval) Keluarga Risiko Stunting.

Kegiatan verval stunting ini menggandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Maluku Utara. Workshop digelar untuk melatih PKB Taliabu tingkat Kabupaten melakukan pendataan di lapangan.

Sasarannya adalah keluarga yang berisiko terkena stunting. Kegiatan pendataan ini di mulai dari mendata lingkungan  sosial warga, penggunan air bersih, jamban, saluran drainase rumah tangga, ibu hamil dan balita.

Salah satu peserta yang mengikuti pelatihan Verval Keluarga Risiko Stunting mengatakan, usai mengikuti pelatihan ini, mereka akan kembali melakukan pelatihan di tingkat Desa.

“Yang ikut ini kan kami penyuluh tingkat Kabupaten. Usai dari sini kami nanti kembali ke tempat tugas masing-masing dan melatih petugas atau PKB yang sudah dibentuk di Desa,” kata salah satu peserta, Rabu (13/9/2023).

Kepala Dinas KB Taliabu, Abd Kadir Nur Ali berharap, peserta dapat mengikuti Workshop Verval Keluarga Risiko Stunting. dengan baik. Agar apa yang disampaikan oleh pemateri bisa diserap dengan baik.

“Semoga pelatihan berjalan dengan baik, peserta bisa sepenuhnya menyerap apa yang disampaikan oleh pemateri. Yang masih bingung harus bertanya biar nanti kalau sudah lakukan pengambilan data atau pengisian formulir di lapangan  itu tidak lagi ada kendala,” harap Nur Ali.

Di saat bersamaan, Kepala BKKBN Maluku Utara, Nuryamin menjelaskan, di Pulau Taliabu sendiri memilik kendala dalam penginputan data secara online ditingkat Desa.

Sistem digitalisasi juga sulit untuk diterapkan di Taliabu, hal ini karena penyebaran jaringan internet tidak sepenuhnya terakses di seluruh Desa, sehingga workshop verifikasi dan validasi data secara manual diterapkan.

“Kita di Taliabu terkendala dalam hal jaringan internet. Jadi untuk terapkan sistem digitalisasi pengambilan data di lapangan itu belum bisa. Semoga dinas Infokom Taliabu bisa mendorong agar jaringan internet bisa masuk di seluruh Desa,” harap Nuryamin.(*)

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow