DPRD Ponorogo Sukses Sabet Penghargaan Terbaik II JDIH Jatim 2026
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno,
PONOROGO - DPRD Ponorogo kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi.
Tepat di tengah nuansa peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, DPRD Ponorogo dinobatkan sebagai Terbaik II dalam pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, dalam sebuah prosesi resmi yang dihadiri oleh jajaran kepala daerah dan pimpinan legislatif se-Jawa Timur.
Pencapaian ini menjadi batu pijakan penting sekaligus manifestasi riil dari komitmen panjang DPRD Ponorogo dalam menghadirkan keterbukaan informasi publik.
Pengelolaan dokumen hukum yang optimal, akuntabel, serta ramah akses bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi indikator utama keberhasilan regulasi digital di Bumi Reog.
Keberhasilan meraih predikat Terbaik II ini membuktikan bahwa sistem dokumentasi hukum yang dikembangkan DPRD Ponorogo tidak sekadar menjadi arsip statis, melainkan instrumen hidup yang mempermudah masyarakat dalam mengawal produk hukum daerah.
Saat dikonfirmasi pasca-menerima penghargaan, Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus apresiasi tinggi kepada seluruh tim sekretariat dan pihak yang terlibat dalam penguatan sistem digitalisasi JDIH ini.
"Apresiasi ini adalah buah dari kerja keras kolektif. Bagi kami di DPRD Ponorogo, penghargaan JDIH 2026 bukan sekadar piala atau piagam, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar," ujar Dwi Agus Prayitno, Senin (25/5/2026).
"Ini adalah bukti sahih bahwa komitmen kami dalam membangun keterbukaan informasi dan menyediakan akses produk hukum yang valid serta akuntabel kepada masyarakat Ponorogo berjalan di jalur yang tepat," imbuhnya.
Politisi senior ini juga menambahkan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 harus dijadikan pemantik semangat untuk terus berinovasi di sektor pelayanan publik berbasis digital.
"Menyelaraskan prestasi ini dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, kami ingin pelayanan informasi hukum di Ponorogo terus bangkit dan melompat lebih tinggi," tegas Dwi Agus Prayitno.
"Target kita ke depan tentu bukan sekadar mempertahankan predikat, melainkan terus menyempurnakan sistem agar masyarakat bisa mengakses seluruh Perda maupun rancangan regulasi secara real-time tanpa sekat birokrasi," sambungnya.
Komitmen Keberlanjutan Akses Informasi
Sistem JDIH DPRD Ponorogo dinilai unggul berkat pembaruan fitur yang konstan, akurasi data, serta kemudahan navigasi yang memungkinkan masyarakat awam hingga akademisi melacak rekam jejak produk hukum lokal dengan cepat.
Dengan diraihnya penghargaan Terbaik II di tingkat Jawa Timur ini, DPRD Ponorogo berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi hukum digital hingga ke tingkat desa, guna memastikan literasi hukum masyarakat Ponorogo semakin merata di era transformasi digital 2026. (*)
Apa Reaksi Anda?